TO-1 Ukomners
0 dari 180 pertanyaan telah diselesaikan
Pertanyaan:
PETUNJUK:
Selamat Belajar !
Sudah dikerjakan
Kuis sedang loading...
Anda harus masuk atau mendaftar untuk memulai kuis.
Anda harus menyelesaikan kuis dibawah ini, untuk memulai kuis ini:
0 dari 180 pertanyaan terjawab dengan benar
Waktu Anda:
Waktu yang telah berlalu
Anda mendapatkan 0 poin dari total 0 poin, (0)
| Nilai rata-rata |
|
| Nilai Anda |
|
| No. | Nama | Masuk ke | Poin | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| Tabel sedang loading | ||||
| Data tidak tersedia | ||||
Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat di ruang KMB dengan keluhan sesak napas dan batuk berdahak. Hasil pengkajian: TD 130/80 mmHg, Frekuensi Nadi 88 x/menit, Frekuensi Napas 26 x/menit, Suhu 37,8 C. Terdengar suara ronkhi di lobus kanan bawah paru. Perawat akan melakukan tindakan fisioterapi dada. Apakah tindakan pertama yang harus dilakukan perawat?
Pembahasan: Sebelum melakukan fisioterapi dada (postural drainage, clapping, vibrating), perawat harus melakukan auskultasi kembali untuk memastikan lokasi penumpukan sekret secara tepat agar posisi postural drainage tidak salah.
Pembahasan: Sebelum melakukan fisioterapi dada (postural drainage, clapping, vibrating), perawat harus melakukan auskultasi kembali untuk memastikan lokasi penumpukan sekret secara tepat agar posisi postural drainage tidak salah.
Seorang laki-laki berusia 50 tahun dirawat di ruang bedah dengan diagnosis ileus obstruktif. Pasien mengeluh mual dan muntah sejak 2 hari lalu. Hasil pengkajian: pasien tampak lemah, mata cowong, turgor kulit menurun, TD 100/60 mmHg, frekuensi nadi 100 x/menit, frekuensi napas 22 x/menit. Hasil lab: Kalium 2,9 mEq/L. Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?
Pembahasan: Berdasarkan data objektif (muntah, mata cowong, turgor menurun, hipotensi, takikardia, dan hipokalemia), pasien mengalami tanda klinis kekurangan volume cairan akibat kehilangan cairan aktif dari saluran cerna. Masalah prioritas utamanya adalah Hipovolemia.
Pembahasan: Berdasarkan data objektif (muntah, mata cowong, turgor menurun, hipotensi, takikardia, dan hipokalemia), pasien mengalami tanda klinis kekurangan volume cairan akibat kehilangan cairan aktif dari saluran cerna. Masalah prioritas utamanya adalah Hipovolemia.
Seorang laki-laki berusia 55 tahun dirawat dengan diagnosis Infark Miokard Akut (AMI). Pasien tiba-tiba mengeluh nyeri dada kiri menjalar ke bahu kiri berskala 8 (1-10) disertai keringat dingin. Hasil rekaman EKG menunjukkan adanya ST elevasi di lead V1-V4. Apakah tindakan kolaboratif segera yang harus dilakukan perawat?
Pembahasan: Pada pasien dengan nyeri dada khas infark miokard akut (MONA: Morphine, Oxygen, Nitroglycerin, Aspirin), pemberian Nitrogleserin (NTG) sublingual merupakan tindakan cepat untuk dilatasi arteri koroner dan mengurangi iskemia otot jantung serta meredakan nyeri dada.
Pembahasan: Pada pasien dengan nyeri dada khas infark miokard akut (MONA: Morphine, Oxygen, Nitroglycerin, Aspirin), pemberian Nitrogleserin (NTG) sublingual merupakan tindakan cepat untuk dilatasi arteri koroner dan mengurangi iskemia otot jantung serta meredakan nyeri dada.
Seorang perempuan berusia 60 tahun dirawat di ruang stroke unit dengan Stroke Hemoragik. Hasil pengkajian didapatkan kesadaran somnolen, GCS E2M4V2, TD 180/100 mmHg, frekuensi nadi 64 x/menit, frekuensi napas 16 x/menit, kepala tampak ditinggikan 30 derajat. Apakah rasional utama dari pengaturan posisi kepala pasien tersebut?
Pembahasan: Posisi head up 30 derajat pada pasien stroke hemoragik bertujuan meningkatkan venous return (aliran darah balik vena dari kepala ke jantung) sehingga dapat menurunkan Tekanan Intra Kranial (TIK) dan mencegah edema serebral lebih lanjut.
Pembahasan: Posisi head up 30 derajat pada pasien stroke hemoragik bertujuan meningkatkan venous return (aliran darah balik vena dari kepala ke jantung) sehingga dapat menurunkan Tekanan Intra Kranial (TIK) dan mencegah edema serebral lebih lanjut.
Seorang laki-laki berusia 48 tahun dirawat dengan Diabetes Melitus tipe 2. Hasil pengkajian: terdapat luka gangren di kaki kanan berukuran 5×5 cm, dasar luka kuning bernanah, jaringan nekrotik (+). Hari ini perawat akan melakukan perawatan luka (perban). Setelah membuka balutan lama dan mengkaji luka, apakah langkah selanjutnya yang tepat dilakukan?
Pembahasan: Setelah membuka balutan lama dan mengkaji kondisi luka, langkah prosedural krusial berikutnya dalam perawatan luka gangren terinfeksi adalah membersihkan luka menggunakan cairan steril (NaCl 0,9%) sebelum melakukan nekrotomi (debridement).
Pembahasan: Setelah membuka balutan lama dan mengkaji kondisi luka, langkah prosedural krusial berikutnya dalam perawatan luka gangren terinfeksi adalah membersihkan luka menggunakan cairan steril (NaCl 0,9%) sebelum melakukan nekrotomi (debridement).
Seorang perempuan berusia 42 tahun dirawat dengan diagnosis Chronic Kidney Disease (CKD) stage V. Hasil pengkajian: edema anasarka, urin tampung 24 jam sebanyak 200 cc. TD 160/95 mmHg, frekuensi nadi 92 x/menit. Pasien mengeluh sesak napas. Pasien dijadwalkan menjalani hemodialisis esok hari. Apakah intervensi keperawatan mandiri yang paling ketat untuk dilakukan saat ini?
Pembahasan: Pasien CKD stadium akhir dengan oliguria ekstrem (200 cc/24 jam) dan edema anasarka berisiko tinggi mengalami kelebihan volume cairan yang memperberat sesak (edema paru). Manajemen mandiri utama adalah melakukan pembatasan (restriksi) cairan masuk secara ketat.
Pembahasan: Pasien CKD stadium akhir dengan oliguria ekstrem (200 cc/24 jam) dan edema anasarka berisiko tinggi mengalami kelebihan volume cairan yang memperberat sesak (edema paru). Manajemen mandiri utama adalah melakukan pembatasan (restriksi) cairan masuk secara ketat.
Seorang laki-laki berusia 36 tahun dirawat pasca operasi apendektomi hari ke-1. Hasil pengkajian: pasien mengeluh nyeri pada area luka operasi dengan skala 6 (1-10). Pasien tampak meringis dan memegangi perutnya saat bergerak, takut untuk miring kanan/kiri. TD 130/80 mmHg, frekuensi nadi 88 x/menit. Apakah intervensi keperawatan untuk mengatasi masalah nyeri akut tersebut?
Pembahasan: Nyeri akut pasca operasi hari ke-1 umum terjadi. Salah satu teknik non-farmakologis mandiri keperawatan yang efektif, mudah, dan langsung merangsang sekresi endorfin untuk memblok nyeri adalah melatih teknik relaksasi napas dalam.
Pembahasan: Nyeri akut pasca operasi hari ke-1 umum terjadi. Salah satu teknik non-farmakologis mandiri keperawatan yang efektif, mudah, dan langsung merangsang sekresi endorfin untuk memblok nyeri adalah melatih teknik relaksasi napas dalam.
Seorang laki-laki berusia 24 tahun dirawat di ruang bedah dengan post-ORIF fraktur femur sinistra hari ke-3. Hasil pengkajian: luka operasi bersih dan tertutup rapat, bengkak minimal. Pasien mengeluh bosan berbaring. Perawat berencana melatih latihan isometrik otot kuadrisep fleksi ekstremitas bawah yang sakit. Apakah tujuan utama dari latihan tersebut?
Pembahasan: Latihan isometrik pada otot di area ekstremitas yang mengalami fraktur/pasca operasi bertujuan mempertahankan tonus otot dan mencegah terjadinya atrofi otot akibat imobilisasi lama tanpa mengubah panjang otot atau menggerakkan sendi secara berlebihan.
Pembahasan: Latihan isometrik pada otot di area ekstremitas yang mengalami fraktur/pasca operasi bertujuan mempertahankan tonus otot dan mencegah terjadinya atrofi otot akibat imobilisasi lama tanpa mengubah panjang otot atau menggerakkan sendi secara berlebihan.
Seorang perempuan berusia 30 tahun dibawa ke IGD karena mengalami luka bakar akibat tersiram air panas di area dada, seluruh lengan kanan, dan paha kanan depan. Berdasarkan rumus ‘Rule of Nines’, berapakah persentase total luas luka bakar pada pasien tersebut?
Pembahasan: Perhitungan Rule of Nines: Dada (9%), Seluruh Lengan Kanan (9%), Paha Kanan Depan (9%). Total persentase luas luka bakar = 9 + 9 + 9 = 27%.
Pembahasan: Perhitungan Rule of Nines: Dada (9%), Seluruh Lengan Kanan (9%), Paha Kanan Depan (9%). Total persentase luas luka bakar = 9 + 9 + 9 = 27%.
Seorang pasien laki-laki berusia 63 tahun dirawat pasca operasi katarak ekstraksi linear mata kanan 4 jam yang lalu. Perawat mengedukasi pasien agar menghindari posisi membungkuk, batuk mengejan, dan tidur miring ke arah kanan. Apakah rasional utama instruksi tersebut?
Pembahasan: Aktivitas seperti membungkuk terlalu rendah, mengejan, batuk kuat, serta posisi tidur miring menekan area operasi dapat memicu peningkatan tekanan intraokular (TIO) yang dapat merusak jahitan dan struktur lensa intraokular baru.
Pembahasan: Aktivitas seperti membungkuk terlalu rendah, mengejan, batuk kuat, serta posisi tidur miring menekan area operasi dapat memicu peningkatan tekanan intraokular (TIO) yang dapat merusak jahitan dan struktur lensa intraokular baru.
Seorang perempuan berusia 28 tahun dirawat dengan diagnosis SLE (Systemic Lupus Erythematosus). Pasien mengeluh lemas, sendi terasa kaku, dan merasa malu karena ada bercak kemerahan berbentuk kupu-kupu (malar rash) di wajahnya saat disorot cahaya. Apakah diagnosis keperawatan psikososial utama?
Pembahasan: Adanya perubahan nyata pada struktur/penampilan wajah (malar rash) akibat penyakit SLE yang membuat pasien merasa malu, tidak percaya diri, dan menarik diri mengarah pada diagnosis keperawatan Gangguan Citra Tubuh.
Pembahasan: Adanya perubahan nyata pada struktur/penampilan wajah (malar rash) akibat penyakit SLE yang membuat pasien merasa malu, tidak percaya diri, dan menarik diri mengarah pada diagnosis keperawatan Gangguan Citra Tubuh.
Seorang laki-laki berusia 30 tahun dirawat di ruang bedah dengan diagnosis pneumothorax pasca kecelakaan. Pasien telah terpasang Water Seal Drainage (WSD) sistem 2 botol. Saat melakukan evaluasi, perawat melihat adanya undulasi (naik turun cairan) pada selang botol WSD saat pasien bernapas, namun tidak ada gelembung kontinu. Apakah interpretasi klinis yang paling tepat dari kondisi tersebut?
Pembahasan: Undulasi pada selang WSD yang bergerak naik saat inspirasi dan turun saat ekspirasi menunjukkan bahwa sistem WSD berfungsi dengan baik (paten) dan selang tidak mengalami sumbatan atau tekukan.
Pembahasan: Undulasi pada selang WSD yang bergerak naik saat inspirasi dan turun saat ekspirasi menunjukkan bahwa sistem WSD berfungsi dengan baik (paten) dan selang tidak mengalami sumbatan atau tekukan.
Seorang pasien laki-laki berusia 45 tahun mengalami stroke iskemik dan mengalami disfagia berat. Perawat diperintahkan untuk memasang Nasogastric Tube (NGT). Setelah selang dimasukkan hingga batas pengukuran, perawat ingin memastikan posisi ujung selang sudah benar-benar masuk ke lambung. Apakah metode konfirmasi paling akurat yang bisa dilakukan di ruang rawat?
Pembahasan: Di ruang rawat, metode terbaik dan paling direkomendasikan untuk memastikan posisi NGT (selain X-ray) adalah mengaspirasi cairan lambung dan menguji tingkat keasamannya menggunakan indikator pH (pH lambung normal < 5.5). Auskultasi udara (whoosh test) saat ini sudah tidak dianggap sebagai standar baku emas karena risiko bias.
Pembahasan: Di ruang rawat, metode terbaik dan paling direkomendasikan untuk memastikan posisi NGT (selain X-ray) adalah mengaspirasi cairan lambung dan menguji tingkat keasamannya menggunakan indikator pH (pH lambung normal < 5.5). Auskultasi udara (whoosh test) saat ini sudah tidak dianggap sebagai standar baku emas karena risiko bias.
Seorang perawat sedang memberikan transfusi darah Packed Red Cells (PRC) pada pasien dengan anemia berat. Lima belas menit setelah transfusi dimulai, pasien mendadak mengeluh menggigil, sakit kepala, dan gatal-gatal di seluruh tubuh. Hasil pengkajian: Suhu naik dari 36,8 C menjadi 38,5 C. Apakah tindakan pertama yang wajib dilakukan perawat?
Pembahasan: Jika terjadi tanda-tanda reaksi transfusi (menggigil, demam, urtikaria), langkah pertama yang mutlak dilakukan adalah menghentikan transfusi segera untuk mencegah komplikasi fatal, lalu mempertahankan kepatenan vena dengan cairan NaCl 0,9% menggunakan selang baru.
Pembahasan: Jika terjadi tanda-tanda reaksi transfusi (menggigil, demam, urtikaria), langkah pertama yang mutlak dilakukan adalah menghentikan transfusi segera untuk mencegah komplikasi fatal, lalu mempertahankan kepatenan vena dengan cairan NaCl 0,9% menggunakan selang baru.
Seorang perempuan berusia 45 tahun menderita kanker payudara dan sedang menerima siklus kemoterapi intravena. Saat obat kemoterapi sedang mengalir, pasien mengeluh nyeri hebat dan sensasi terbakar pada area penusukan jarum infus. Perawat melihat adanya bengkak dan kemerahan di sekitar kanula infus. Apakah tindakan prioritas yang harus dilakukan?
Pembahasan: Kondisi di atas menandakan terjadinya ekstravasasi (rembesan obat kemoterapi/vesikan ke jaringan subkutan). Tindakan awal adalah menghentikan aliran infus segera, jangan langsung mencabut kateter karena jarum tersebut dapat digunakan untuk mengaspirasi sisa obat yang tertinggal di jaringan.
Pembahasan: Kondisi di atas menandakan terjadinya ekstravasasi (rembesan obat kemoterapi/vesikan ke jaringan subkutan). Tindakan awal adalah menghentikan aliran infus segera, jangan langsung mencabut kateter karena jarum tersebut dapat digunakan untuk mengaspirasi sisa obat yang tertinggal di jaringan.
Seorang perawat memeriksa hasil Analisa Gas Darah (AGD) pasien dengan PPOK eksaserbasi akut. Hasil lab: pH 7,31, pCO2 50 mmHg, HCO3 24 mEq/L, pO2 75 mmHg. Bagaimanakah interpretasi hasil pemeriksaan AGD pada pasien tersebut?
Pembahasan: Nilai pH < 7,35 (Asidosis), pCO2 > 45 mmHg (Respiratorik), dan HCO3 normal (22-26 mEq/L) menunjukkan bahwa gangguan bersumber dari sistem pernapasan dan belum terjadi kompensasi oleh ginjal. Jadi hasilnya adalah Asidosis Respiratorik Belum Terkompensasi.
Pembahasan: Nilai pH < 7,35 (Asidosis), pCO2 > 45 mmHg (Respiratorik), dan HCO3 normal (22-26 mEq/L) menunjukkan bahwa gangguan bersumber dari sistem pernapasan dan belum terjadi kompensasi oleh ginjal. Jadi hasilnya adalah Asidosis Respiratorik Belum Terkompensasi.
Seorang pasien laki-laki berusia 35 tahun dirawat dengan cedera kepala berat. Hasil pengkajian hari ini menunjukkan tanda-tanda trias Cushing: bradikardia (nadi 52 x/menit), hipertensi dengan pelebaran tekanan nadi (TD 170/60 mmHg), dan pola napas ireguler. Apakah interpretasi klinis utama dari munculnya trias cushing tersebut?
Pembahasan: Trias Cushing (hipertensi dengan tekanan nadi melebar, bradikardia, dan respirasi ireguler) merupakan respon refleks fisiologis lambat yang menandakan terjadinya peningkatan Tekanan Intra Kranial (TIK) yang mengancam terjadinya herniasi otak.
Pembahasan: Trias Cushing (hipertensi dengan tekanan nadi melebar, bradikardia, dan respirasi ireguler) merupakan respon refleks fisiologis lambat yang menandakan terjadinya peningkatan Tekanan Intra Kranial (TIK) yang mengancam terjadinya herniasi otak.
Seorang laki-laki berusia 58 tahun dengan diagnosis PPOK dirawat dengan keluhan sesak napas. Hasil analisis gas darah menunjukkan adanya hipoksia sedang. Perawat berkolaborasi memberikan terapi oksigen konsentrasi rendah dengan akurasi aliran tinggi konstan tanpa mempengaruhi pola napas pasien. Apakah jenis alat pemberian oksigen yang paling tepat digunakan?
Pembahasan: Masker Venturi (Venturi Mask) adalah alat terapi oksigen aliran tinggi (high flow) yang paling tepat untuk memberikan fraksi inspirasi oksigen ($FiO_2$) yang sangat spesifik, akurat, dan konstan (24%-50%), sangat ideal untuk pasien PPOK agar pusat napas tidak terdepresi.
Pembahasan: Masker Venturi (Venturi Mask) adalah alat terapi oksigen aliran tinggi (high flow) yang paling tepat untuk memberikan fraksi inspirasi oksigen ($FiO_2$) yang sangat spesifik, akurat, dan konstan (24%-50%), sangat ideal untuk pasien PPOK agar pusat napas tidak terdepresi.
Seorang perempuan berusia 33 tahun dirawat dengan keluhan nyeri ulu hati hebat disertai muntah-muntah. Hasil pengkajian didapatkan sklera tidak ikterik, bising usus 12 x/menit, nyeri tekan di area epigastrium (+). Pasien menyatakan sering mengonsumsi obat analgetik NSAID (asam mefenamat) tanpa resep dalam jangka panjang untuk nyeri kepalanya. Apakah mekanisme penyebab utama gangguan lambung pada pasien tersebut?
Pembahasan: Obat-obatan golongan NSAID memblokir kerja enzim siklooksigenase (COX-1) yang berfungsi merangsang sekresi prostaglandin. Penurunan prostaglandin merusak lapisan mukus pelindung lambung sehingga asam lambung mengiritasi dinding lambung secara langsung.
Pembahasan: Obat-obatan golongan NSAID memblokir kerja enzim siklooksigenase (COX-1) yang berfungsi merangsang sekresi prostaglandin. Penurunan prostaglandin merusak lapisan mukus pelindung lambung sehingga asam lambung mengiritasi dinding lambung secara langsung.
Seorang laki-laki berusia 62 tahun dirawat di ruang jantung dengan Congestive Heart Failure (CHF). Hasil pengkajian: pasien mengeluh sesak napas yang meningkat saat berbaring lurus (ortopnea), terdapat distensi vena jugularis (JVP meningkat), ronkhi basah halus di kedua basal paru, serta edema derajat II pada kedua tungkai kaki. Apakah penyebab utama terjadinya bendungan cairan sistemik dan pulmonal pada pasien tersebut?
Pembahasan: Gagal jantung menyebabkan penurunan curah jantung (cardiac output) sehingga terjadi aliran balik dan penumpukan volume sisa di atrium dan sirkulasi vena (baik pulmonal maupun sistemik), memicu peningkatan tekanan hidrostatik kapiler yang mendorong cairan ke jaringan interstitial.
Pembahasan: Gagal jantung menyebabkan penurunan curah jantung (cardiac output) sehingga terjadi aliran balik dan penumpukan volume sisa di atrium dan sirkulasi vena (baik pulmonal maupun sistemik), memicu peningkatan tekanan hidrostatik kapiler yang mendorong cairan ke jaringan interstitial.
Seorang perempuan berusia 26 tahun, G1P0A0, hamil 32 minggu datang ke Puskesmas untuk memeriksakan kehamilan. Perawat melakukan pemeriksaan palpasi abdomen menggunakan teknik Leopold. Pada pemeriksaan Leopold I, perawat meraba bagian bulat, lunak, dan tidak melenting di area fundus uteri. Apakah interpretasi dari bagian janin tersebut?
Pembahasan: Pada pemeriksaan palpasi Leopold I, karakteristik bagian janin yang bulat, lunak, dan tidak melenting/berdiri sendiri mengindikasikan bahwa bagian tersebut adalah bokong janin.
Pembahasan: Pada pemeriksaan palpasi Leopold I, karakteristik bagian janin yang bulat, lunak, dan tidak melenting/berdiri sendiri mengindikasikan bahwa bagian tersebut adalah bokong janin.
Seorang perempuan berusia 23 tahun datang ke poliklinik kandungan untuk memeriksakan kehamilannya. Hasil anamnesis: pasien mengaku Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) jatuh pada tanggal 12 November 2025. Berdasarkan rumus Naegele, tanggal berapakah Hari Perkiraan Lahir (HPL) pasien tersebut?
Pembahasan: Rumus Naegele untuk HPHT bulan April – Desember: Hari + 7, Bulan – 3, Tahun + 1. Tanggal: 12 + 7 = 19. Bulan: 11 – 3 = 8 (Agustus). Tahun: 2025 + 1 = 2026. Maka HPL jatuh pada 19 Agustus 2026.
Pembahasan: Rumus Naegele untuk HPHT bulan April – Desember: Hari + 7, Bulan – 3, Tahun + 1. Tanggal: 12 + 7 = 19. Bulan: 11 – 3 = 8 (Agustus). Tahun: 2025 + 1 = 2026. Maka HPL jatuh pada 19 Agustus 2026.
Seorang perempuan berusia 28 tahun dirawat di ruang nifas pasca melahirkan anak pertama secara spontan 12 jam yang lalu. Hasil pengkajian: TD 120/80 mmHg, Suhu 37 C. Perawat melakukan pemeriksaan involusi uterus. Di manakah posisi normal Tinggi Fundus Uteri (TFU) untuk periode waktu tersebut?
Pembahasan: Pada periode 12 jam pasca persalinan normal, uterus berkontraksi dengan kuat dan posisi Tinggi Fundus Uteri (TFU) normalnya berada setinggi pusat atau 1-2 jari di bawah pusat.
Pembahasan: Pada periode 12 jam pasca persalinan normal, uterus berkontraksi dengan kuat dan posisi Tinggi Fundus Uteri (TFU) normalnya berada setinggi pusat atau 1-2 jari di bawah pusat.
Seorang perempuan berusia 24 tahun, postpartum hari ke-3 dirawat di ruang rawat gabung. Saat perawat melakukan perawatan perineum, ditemukan pengeluaran darah vagina berwarna merah kecokelatan dan berisi sisa-sisa sel desidua serta mekonium. Apakah nama jenis lokia yang keluar pada fase ini?
Pembahasan: Lokia yang keluar pada hari ke-3 hingga ke-7 postpartum berwarna merah kecokelatan atau berlendir disebut Lokia Rubra atau Cruenta. (Lokia rubra murni 1-2 hari pertama, diikuti rubra kekuningan/cokelat).
Pembahasan: Lokia yang keluar pada hari ke-3 hingga ke-7 postpartum berwarna merah kecokelatan atau berlendir disebut Lokia Rubra atau Cruenta. (Lokia rubra murni 1-2 hari pertama, diikuti rubra kekuningan/cokelat).
Seorang perempuan berusia 32 tahun, G2P1A0, hamil 36 minggu dirawat dengan preeklampsia berat. Hasil pengkajian: TD 170/110 mmHg, terdapat edema pada wajah dan ekstremitas bawah, serta proteinuria +3. Pasien mengeluh pusing dan pandangan kabur. Kolaborasi pemberian MgSO4 dijalankan. Apakah syarat utama yang wajib dipantau perawat sebelum memberikan dosis ulangan obat tersebut?
Pembahasan: Syarat utama pemantauan keamanan (mencegah toksisitas) pemberian MgSO4 meliputi: frekuensi napas minimal 16 x/menit, refleks patella harus positif (+), dan volume produksi urine minimal 30 cc/jam (menandakan ekskresi ginjal baik).
Pembahasan: Syarat utama pemantauan keamanan (mencegah toksisitas) pemberian MgSO4 meliputi: frekuensi napas minimal 16 x/menit, refleks patella harus positif (+), dan volume produksi urine minimal 30 cc/jam (menandakan ekskresi ginjal baik).
Seorang perempuan berusia 25 tahun, G1P0A0, inpartu kala I fase aktif di kamar bersalin. Hasil pengkajian: janin tunggal hidup intrauterin, letak kepala, pembukaan 6 cm, ketuban utuh. Kontraksi uterus 3x dalam 10 menit lamanya 40 detik. Pasien mengeluh nyeri hebat pada perut bawah yang menjalar ke pinggang. Apakah tindakan keperawatan non-farmakologis yang paling tepat?
Pembahasan: Teknik counter-pressure atau pijatan sirkuler (effleurage) pada area lumbal sangat efektif menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif karena menutup gerbang reseptor nyeri di medula spinalis.
Pembahasan: Teknik counter-pressure atau pijatan sirkuler (effleurage) pada area lumbal sangat efektif menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif karena menutup gerbang reseptor nyeri di medula spinalis.
Seorang perempuan berusia 35 tahun melahirkan anak ke-4 (grandemultipara) secara spontan 15 menit yang lalu. Plasenta lahir lengkap. Hasil pengkajian: tampak perdarahan aktif dari vagina berwarna merah segar sekitar 400 cc, kontraksi uterus teraba lunak dan lembek. Apakah tindakan darurat pertama yang harus dilakukan perawat?
Pembahasan: Perdarahan pasca persalinan dengan kondisi uterus lembek mengindikasikan atonia uteri. Tindakan segera sesuai algoritma penanganan atonia uteri adalah melakukan Masase Fundus Uteri selama maksimal 15 detik untuk merangsang miometrium berkontraksi.
Pembahasan: Perdarahan pasca persalinan dengan kondisi uterus lembek mengindikasikan atonia uteri. Tindakan segera sesuai algoritma penanganan atonia uteri adalah melakukan Masase Fundus Uteri selama maksimal 15 detik untuk merangsang miometrium berkontraksi.
Seorang perempuan berusia 29 tahun datang ke klinik KB ingin menunda kehamilannya. Pasien baru melahirkan 2 bulan yang lalu dan saat ini memberikan ASI eksklusif secara penuh kepada bayinya. Pasien memiliki riwayat varises berat dan hipertensi ringan. Apakah jenis kontrasepsi yang paling aman direkomendasikan?
Pembahasan: Ibu menyusui membutuhkan kontrasepsi non-hormonal atau hormonal progestin saja agar tidak mengganggu produksi ASI. Karena pasien memiliki riwayat varises dan hipertensi (kontraindikasi estrogen), metode non-hormonal jangka panjang seperti AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) / IUD Cooper-T adalah pilihan paling ideal.
Pembahasan: Ibu menyusui membutuhkan kontrasepsi non-hormonal atau hormonal progestin saja agar tidak mengganggu produksi ASI. Karena pasien memiliki riwayat varises dan hipertensi (kontraindikasi estrogen), metode non-hormonal jangka panjang seperti AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) / IUD Cooper-T adalah pilihan paling ideal.
Seorang ibu nifas berusia 22 tahun, postpartum hari ke-10 datang mengeluh payudara kiri terasa nyeri hebat, bengkak, dan badannya mengalami demam tinggi. Hasil pengkajian: payudara kiri tampak hiperemis, mengkilap, tegang, teraba sangat panas, dan puting lecet. Suhu badan 38.9 C. Apakah diagnosis keperawatan prioritas?
Pembahasan: Tanda radang lokal akut (hiperemis, bengkak, panas, nyeri) disertai manifestasi sistemik (demam) pada jaringan payudara ibu nifas mengarah pada kondisi mastitis. Masalah keperawatan utama adalah Hipertermia.
Pembahasan: Tanda radang lokal akut (hiperemis, bengkak, panas, nyeri) disertai manifestasi sistemik (demam) pada jaringan payudara ibu nifas mengarah pada kondisi mastitis. Masalah keperawatan utama adalah Hipertermia.
Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke poliklinik obstetri ginekologi dengan keluhan sering mengalami perdarahan pasca berhubungan seksual (post-coital bleeding) dan keputihan berbau busuk. Pasien ingin mendeteksi dini kanker serviks. Apakah prosedur penapisan (screening) awal paling murah dan efektif yang tepat dilakukan?
Pembahasan: Untuk deteksi dini kanker serviks di fasilitas kesehatan tingkat pertama yang efisien dan murah, metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test) atau Pap Smear adalah pilihan screening lini pertama yang direkomendasikan.
Pembahasan: Untuk deteksi dini kanker serviks di fasilitas kesehatan tingkat pertama yang efisien dan murah, metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test) atau Pap Smear adalah pilihan screening lini pertama yang direkomendasikan.
Seorang perempuan berusia 22 tahun sedang melahirkan anak pertamanya di kamar bersalin. Pada kala II persalinan, perawat melakukan tindakan episiotomi mediolateral untuk memperlebar jalan lahir. Apakah tujuan klinis utama dilakukannya sayatan dengan arah mediolateral tersebut?
Pembahasan: Episiotomi arah mediolateral dipilih karena menjauhi garis tengah perinium, sehingga meminimalkan risiko robekan perluasan perineum derajat tiga atau empat yang dapat mencapai otot sfingter ani eksternum.
Pembahasan: Episiotomi arah mediolateral dipilih karena menjauhi garis tengah perinium, sehingga meminimalkan risiko robekan perluasan perineum derajat tiga atau empat yang dapat mencapai otot sfingter ani eksternum.
Seorang perempuan berusia 24 tahun, G1P0A0, hamil 10 minggu datang ke IGD dengan keluhan flek darah dari kemaluan sejak pagi ini disertai kram perut bawah ringan. Hasil pemeriksaan inspekulo: terlihat pengeluaran darah sedikit dari ostium uteri eksternum, ostium uteri terutup, TFU belum teraba di atas simpisis. Apakah jenis keguguran yang dialami pasien?
Pembahasan: Kondisi perdarahan pervaginam pada kehamilan muda di mana ostium uteri (jalan lahir) masih tertutup rapat dan janin masih berada di dalam kandungan disebut sebagai Abortus Imminens (ancaman keguguran).
Pembahasan: Kondisi perdarahan pervaginam pada kehamilan muda di mana ostium uteri (jalan lahir) masih tertutup rapat dan janin masih berada di dalam kandungan disebut sebagai Abortus Imminens (ancaman keguguran).
Seorang perempuan berusia 22 tahun, G1P0A0, hamil 8 minggu dirawat dengan diagnosis Hiperemesis Gravidarum derajat II. Pasien mengeluh mual muntah konstan, tidak dapat menelan makanan maupun air minum. Hasil pengkajian: mata tampak cekung, turgor kulit lambat kembali, lidah kering, serta tercium bau aseton yang khas dari napasnya. Apakah penyebab utama timbulnya bau aseton pada napas pasien?
Pembahasan: Akibat muntah hebat dan tidak adanya asupan karbohidrat, tubuh kekurangan glukosa untuk metabolisme energi. Fisiologisnya, tubuh akan melakukan kompensasi dengan memecah cadangan lemak secara masif, menghasilkan senyawa keton (aseton) yang dibuang melalui urine dan sistem pernapasan.
Pembahasan: Akibat muntah hebat dan tidak adanya asupan karbohidrat, tubuh kekurangan glukosa untuk metabolisme energi. Fisiologisnya, tubuh akan melakukan kompensasi dengan memecah cadangan lemak secara masif, menghasilkan senyawa keton (aseton) yang dibuang melalui urine dan sistem pernapasan.
Seorang perempuan berusia 29 tahun, G2P1A0, hamil 34 minggu datang terburu-buru ke IGD kandungan. Pasien mengeluh mendadak mengeluarkan darah berwarna merah segar dalam jumlah banyak dari jalan lahir saat terbangun tidur. Kram perut disangkal (-). Hasil perabaan abdomen: uterus tidak tegang dan teraba lunak. Apakah diagnosis klinis awal yang paling tepat?
Pembahasan: Perdarahan antepartum (kehamilan trimester tiga) dengan ciri khas berwarna merah segar, keluar mendadak tanpa disertai rasa nyeri, serta kondisi uterus yang tetap rileks/lunak merupakan tanda patognomonis klasik dari Plasenta Previa.
Pembahasan: Perdarahan antepartum (kehamilan trimester tiga) dengan ciri khas berwarna merah segar, keluar mendadak tanpa disertai rasa nyeri, serta kondisi uterus yang tetap rileks/lunak merupakan tanda patognomonis klasik dari Plasenta Previa.
Seorang perempuan berusia 25 tahun dirawat di ruang nifas postpartum hari ke-3. Pasien mengeluh kedua payudaranya terasa bengkak, kencang, nyeri, dan terasa panas jika disentuh. Bayi enggan menyusu karena puting ibu tenggelam. Hasil pemeriksaan: payudara mengeras dan hiperemis. Apakah intervensi awal yang tepat diajarkan perawat untuk memperlancar ejeksi ASI?
Pembahasan: Kondisi bendungan ASI (engorgement) terjadi akibat stasis sirkulasi limfa dan darah serta penumpukan ASI. Melakukan kompres hangat dikombinasikan dengan pijat oksitosin/masase payudara ringan sebelum menyusui sangat efektif merangsang refleks *let-down* dan melembutkan areola agar bayi mudah mengisap.
Pembahasan: Kondisi bendungan ASI (engorgement) terjadi akibat stasis sirkulasi limfa dan darah serta penumpukan ASI. Melakukan kompres hangat dikombinasikan dengan pijat oksitosin/masase payudara ringan sebelum menyusui sangat efektif merangsang refleks *let-down* dan melembutkan areola agar bayi mudah mengisap.
Seorang perempuan berusia 30 tahun, G2P1A0, inpartu kala II di kamar bersalin. Setelah kepala janin lahir, kepala tampak tertarik kembali ke arah perineum (turtle sign) dan tidak terjadi putaran paksi luar. Bahu depan janin terjepit di atas simpisis pubis. Apakah manuver posisi pertama yang harus dipimpin perawat untuk melepaskan jepitan tersebut?
Pembahasan: Kondisi terjepitnya bahu janin di atas simpisis setelah kepala lahir dikenal sebagai distosia bahu. Langkah awal non-invasif yang sangat efektif adalah Manuver McRobert, yaitu memosisikan ibu telentang lalu memfleksikan kedua paha ke arah dada secara maksimal untuk melebarkan sudut panggul.
Pembahasan: Kondisi terjepitnya bahu janin di atas simpisis setelah kepala lahir dikenal sebagai distosia bahu. Langkah awal non-invasif yang sangat efektif adalah Manuver McRobert, yaitu memosisikan ibu telentang lalu memfleksikan kedua paha ke arah dada secara maksimal untuk melebarkan sudut panggul.
Seorang perempuan berusia 28 tahun baru saja melahirkan plasenta secara manual. Tiba-tiba pasien mengeluh nyeri perut sangat hebat disertai perdarahan masif. Saat melakukan palpasi abdomen, perawat tidak dapat meraba fundus uteri, dan tampak adanya massa jaringan berwarna merah berongga menonjol keluar dari introitus vagina. Apakah komplikasi akut yang sedang terjadi?
Pembahasan: Pembalikan bagian dalam uterus ke arah luar hingga menonjol keluar dari serviks atau vagina disebut Inversio Uteri. Kondisi ini sering dipicu oleh penarikan tali pusat terkendali yang terlalu kuat saat uterus tidak berkontraksi atau plasenta manual yang kurang tepat.
Pembahasan: Pembalikan bagian dalam uterus ke arah luar hingga menonjol keluar dari serviks atau vagina disebut Inversio Uteri. Kondisi ini sering dipicu oleh penarikan tali pusat terkendali yang terlalu kuat saat uterus tidak berkontraksi atau plasenta manual yang kurang tepat.
Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke poliklinik KB mengeluh semenjak menggunakan kontrasepsi suntik progestin 3 bulanan, ia tidak pernah mengalami haid lagi (amenore) selama 6 bulan terakhir. Hasil tes kehamilan: negatif. Pasien merasa cemas. Apakah respons edukasi terapeutik perawat yang paling tepat?
Pembahasan: Kontrasepsi suntik 3 bulan mengandung hormon progestogen dosis tinggi yang bekerja menipiskan endometrium, sehingga atrofi endometrium ini menyebabkan tidak terjadinya peluruhan darah haid (amenore). Kondisi ini bersifat normal dan efek samping umum, bukan tanda penyakit.
Pembahasan: Kontrasepsi suntik 3 bulan mengandung hormon progestogen dosis tinggi yang bekerja menipiskan endometrium, sehingga atrofi endometrium ini menyebabkan tidak terjadinya peluruhan darah haid (amenore). Kondisi ini bersifat normal dan efek samping umum, bukan tanda penyakit.
Seorang perempuan berusia 20 tahun, G1P0A0, hamil 16 minggu datang memeriksakan kehamilan di Puskesmas. Hasil pengukuran fisik didapatkan: Tinggi Badan 155 cm, Berat Badan sebelum hamil 42 kg, dan ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) adalah 21,5 cm. Apakah interpretasi status gizi ibu berdasarkan standar pemeriksaan tersebut?
Pembahasan: Nilai ambang batas ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) untuk mendeteksi risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Indonesia adalah 23,5 cm. Jika ukuran LiLA < 23,5 cm, maka ibu hamil dikategorikan mengalami KEK.
Pembahasan: Nilai ambang batas ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) untuk mendeteksi risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Indonesia adalah 23,5 cm. Jika ukuran LiLA < 23,5 cm, maka ibu hamil dikategorikan mengalami KEK.
Seorang perempuan berusia 24 tahun, primipara, melahirkan spontan 5 hari yang lalu. Pasien dirawat di rumah dan dikunjungi perawat. Saat pengkajian, pasien tampak menangis sendirian di kamar, mengeluh letih, merasa tidak mampu mengurus bayinya dengan baik, dan merasa cemas berlebihan tanpa alasan jelas. Namun, ia tidak berniat menyakiti bayinya. Apakah masalah psikologis postpartum yang dialami?
Pembahasan: Gejala sedih, mudah menangis, cemas, letih, dan labilitas emosi yang muncul pada minggu pertama (puncaknya hari ke 3-5) pasca melahirkan disebut Postpartum Blues (Baby Blues). Jika menetap >2 minggu atau timbul keinginan melukai diri/bayi baru mengarah ke depresi/psikosis postpartum.
Pembahasan: Gejala sedih, mudah menangis, cemas, letih, dan labilitas emosi yang muncul pada minggu pertama (puncaknya hari ke 3-5) pasca melahirkan disebut Postpartum Blues (Baby Blues). Jika menetap >2 minggu atau timbul keinginan melukai diri/bayi baru mengarah ke depresi/psikosis postpartum.
Seorang bayi laki-laki baru lahir spontan di kamar bersalin. Hasil penilaian klinis 1 menit pertama: tubuh bayi kemerahan dengan ekstremitas biru, denyut jantung teraba 110 x/menit, menangis kuat dan bergerak aktif saat dirangsang, serta ekstremitas tampak fleksi sedikit. Berapakah nilai APGAR score pada bayi tersebut?
Pembahasan: Perhitungan APGAR Score: Appearance/Warna kulit = 1 (tubuh merah, kaki tangan biru); Pulse/Nadi = 2 (>100 x/m); Grimace/Refleks = 2 (menangis/batuk saat dirangsang); Activity/Tonus otot = 1 (fleksi sedikit); Respiration = 2 (menangis kuat). Total score: 1 + 2 + 2 + 1 + 2 = 8.
Pembahasan: Perhitungan APGAR Score: Appearance/Warna kulit = 1 (tubuh merah, kaki tangan biru); Pulse/Nadi = 2 (>100 x/m); Grimace/Refleks = 2 (menangis/batuk saat dirangsang); Activity/Tonus otot = 1 (fleksi sedikit); Respiration = 2 (menangis kuat). Total score: 1 + 2 + 2 + 1 + 2 = 8.
Seorang anak perempuan berusia 2 tahun 4 bulan dibawa ibunya ke Posyandu untuk memantau tumbuh kembangnya. Perawat ingin menghitung berat badan ideal teoritis anak tersebut berdasarkan usia menggunakan rumus pertumbuhan anak normal (rumus Behrman). Berapakah BB ideal anak tersebut?
Pembahasan: Rumus BB ideal anak usia 1-6 tahun menurut Behrman: (Umur dalam tahun x 2) + 8. Usia anak dibulatkan menjadi 2 tahun. BB ideal = (2 x 2) + 8 = 12 kg.
Pembahasan: Rumus BB ideal anak usia 1-6 tahun menurut Behrman: (Umur dalam tahun x 2) + 8. Usia anak dibulatkan menjadi 2 tahun. BB ideal = (2 x 2) + 8 = 12 kg.
Seorang bayi perempuan berusia 2 bulan dibawa ibunya ke Puskesmas untuk mendapatkan imunisasi rutin sesuai jadwal program nasional Kemenkes terbaru. Bayi telah mendapatkan suntikan imunisasi Hb0 saat lahir dan BCG serta Polio 1 pada usia 1 bulan. Apakah jenis imunisasi dasar yang harus diberikan saat ini?
Pembahasan: Sesuai jadwal imunisasi Kemenkes, anak usia 2 bulan wajib mendapatkan imunisasi DPT-HB-Hib kombinasi dosis ke-1, Polio tetes (OPV) dosis ke-2, serta imunisasi PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine) dosis ke-1.
Pembahasan: Sesuai jadwal imunisasi Kemenkes, anak usia 2 bulan wajib mendapatkan imunisasi DPT-HB-Hib kombinasi dosis ke-1, Polio tetes (OPV) dosis ke-2, serta imunisasi PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine) dosis ke-1.
Seorang anak laki-laki berusia 1,5 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan diare cair sejak 1 hari lalu. Hasil klasifikasi MTBS menunjukkan diare dengan dehidrasi ringan/sedang. Perawat hendak menjalankan tata laksana sesuai Protokol Plan B. Bagaimanakah cara pemberian cairan oralit awal yang tepat?
Pembahasan: Sesuai pedoman MTBS, tata laksana dehidrasi ringan/sedang (Plan B) adalah memberikan cairan oralit sejumlah 75 ml dikalikan Berat Badan anak dalam waktu 3 jam pertama di fasilitas kesehatan.
Pembahasan: Sesuai pedoman MTBS, tata laksana dehidrasi ringan/sedang (Plan B) adalah memberikan cairan oralit sejumlah 75 ml dikalikan Berat Badan anak dalam waktu 3 jam pertama di fasilitas kesehatan.
Seorang anak perempuan berusia 5 tahun dirawat di ruang anak dengan demam berdarah dengu (DBD). Berat badan anak terukur 18 kg. Perawat ingin menghitung total kebutuhan cairan rumatan (maintenance) pasien tersebut dalam 24 jam menggunakan rumus Holiday-Segar. Berapakah jumlah cairan rumatannya?
Pembahasan: Rumus Holiday-Segar: 10 kg pertama = 1000 ml. Sisa BB (18-10 = 8 kg) dikali 50 ml = 400 ml. Total kebutuhan cairan rumatan dalam 24 jam = 1000 + 400 = 1400 ml.
Pembahasan: Rumus Holiday-Segar: 10 kg pertama = 1000 ml. Sisa BB (18-10 = 8 kg) dikali 50 ml = 400 ml. Total kebutuhan cairan rumatan dalam 24 jam = 1000 + 400 = 1400 ml.
Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun dirawat dengan keluhan kejang demam sederhana. Saat perawat sedang mengganti botol cairan infus, anak mendadak mengalami kejang tonik-klonik berulang di atas tempat tidur. Apakah tindakan keselamatan utama pertama yang harus dikerjakan perawat?
Pembahasan: Prinsip utama pertolongan pertama saat pasien anak kejang adalah melindungi keselamatan fisik anak dari cedera trauma dengan cara menyingkirkan benda-benda tajam/berbahaya, melonggarkan pakaian leher, memiringkan posisi tubuh anak agar tidak aspirasi, dan jangan menahan gerakan kejang secara paksa.
Pembahasan: Prinsip utama pertolongan pertama saat pasien anak kejang adalah melindungi keselamatan fisik anak dari cedera trauma dengan cara menyingkirkan benda-benda tajam/berbahaya, melonggarkan pakaian leher, memiringkan posisi tubuh anak agar tidak aspirasi, dan jangan menahan gerakan kejang secara paksa.
Seorang neonatus berusia 4 hari dirawat di inkubator ruang perinatologi karena hiperbilirubinemia patologis (kadar bilirubin indirek 16 mg/dL). Bayi dijadwalkan menjalani fototerapi (terapi sinar biru). Apakah tindakan asuhan wajib untuk mencegah kerusakan organ sensorik pada neonatus selama penyinaran?
Pembahasan: Radiasi lampu fototerapi intensitas tinggi dapat merusak retina mata bayi (risiko degenerasi) dan merusak jaringan gonad. Tindakan wajib perawat adalah menutup kedua mata menggunakan penutup khusus karbon (opaque eyemask) dan menutup area genital/popok selama penyinaran.
Pembahasan: Radiasi lampu fototerapi intensitas tinggi dapat merusak retina mata bayi (risiko degenerasi) dan merusak jaringan gonad. Tindakan wajib perawat adalah menutup kedua mata menggunakan penutup khusus karbon (opaque eyemask) dan menutup area genital/popok selama penyinaran.
Seorang anak laki-laki berusia 11 bulan dirawat dengan diagnosis bronkopneumonia. Hasil pengkajian: anak tampak rewel, batuk berlendir, sekret putih kental keluar dari hidung dan mulut, terdengar ronkhi basah kasar di kedua lapang paru, frekuensi napas 48 x/menit, terdapat retraksi interkostal minimal. Apakah diagnosis keperawatan prioritas utama?
Pembahasan: Adanya akumulasi sekret kental di saluran pernapasan disertai bunyi napas tambahan ronkhi menandakan ketidakmampuan membersihkan sekresi jalan napas. Masalah utama berdasarkan SDKI adalah Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif.
Pembahasan: Adanya akumulasi sekret kental di saluran pernapasan disertai bunyi napas tambahan ronkhi menandakan ketidakmampuan membersihkan sekresi jalan napas. Masalah utama berdasarkan SDKI adalah Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif.
Seorang bayi perempuan baru lahir berusia 12 jam dirawat di bangsal neonatus. Hasil pengkajian perawat: bayi belum mengeluarkan mekonium sama sekali sejak lahir, perut tampak kembung dan distensi abdomen (+), muntah berlendir kehijauan saat diberi minum. Saat anus diperiksa secara visual dan palpasi dengan termometer, tidak ditemukan adanya lubang anus. Apakah kelainan kongenital yang dialami bayi?
Pembahasan: Kelainan kongenital di mana tidak terbentuknya lubang anus secara normal pada bayi baru lahir disebut Atresia Ani (Anus Imperforata), ditandai dengan kegagalan pasase mekonium dalam 24 jam pertama dan distensi abdomen.
Pembahasan: Kelainan kongenital di mana tidak terbentuknya lubang anus secara normal pada bayi baru lahir disebut Atresia Ani (Anus Imperforata), ditandai dengan kegagalan pasase mekonium dalam 24 jam pertama dan distensi abdomen.
Seorang anak perempuan berusia 4 tahun dengan diagnosis Tetralogi Fallot (TOF) sedang dirawat di ruang anak. Saat anak menangis kencang karena menolak dipasang infus, tiba-tiba mukosa bibir dan seluruh ujung jarinya mengalami sianosis ekstrem disertai sesak napas akut (anoxic spells). Apakah pengaturan posisi darurat yang wajib segera dilakukan?
Pembahasan: Saat anak TOF mengalami serangan sianotik akut (tet spells), memosisikan anak dalam posisi Knee-Chest (lutut ditekuk ke dada) atau posisi berjongkok (squatting) sangat penting untuk meningkatkan resistensi vaskular sistemik, sehingga aliran darah balik ke paru meningkat dan mengurangi hipoksia.
Pembahasan: Saat anak TOF mengalami serangan sianotik akut (tet spells), memosisikan anak dalam posisi Knee-Chest (lutut ditekuk ke dada) atau posisi berjongkok (squatting) sangat penting untuk meningkatkan resistensi vaskular sistemik, sehingga aliran darah balik ke paru meningkat dan mengurangi hipoksia.
Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dirawat dengan Sindrom Nefrotik. Hasil pengkajian perawat: terdapat edema anasarka, pitting edema +3 pada area paha dan tungkai bawah, wajah tampak bulat sembab (edema periorbital). Hasil lab urine 24 jam menunjukkan proteinuria masif (3,5 gram/hari) dan albumin serum rendah (hipoalbuminemia). Apakah intervensi tindakan keperawatan mandiri harian yang paling krusial dipantau?
Pembahasan: Masalah utama sindrom nefrotik adalah retensi cairan akibat hilangnya tekanan onkotik plasma. Pemantauan ketat yang harus dilakukan perawat setiap pagi adalah mengukur Berat Badan anak pada waktu yang sama serta mencatat balance cairan (intake-output) secara akurat.
Pembahasan: Masalah utama sindrom nefrotik adalah retensi cairan akibat hilangnya tekanan onkotik plasma. Pemantauan ketat yang harus dilakukan perawat setiap pagi adalah mengukur Berat Badan anak pada waktu yang sama serta mencatat balance cairan (intake-output) secara akurat.
Seorang ibu membawa anak laki-lakinya yang berusia tepat 18 bulan ke poli tumbuh kembang. Perawat melakukan skrining perkembangan menggunakan formulir KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan). Berdasarkan hasil wawancara dan observasi perintah, jumlah jawaban ‘Ya’ yang diperoleh adalah 7. Apakah kesimpulan interpretasi perkembangan anak tersebut?
Pembahasan: Sesuai panduan KPSP/SDIDTK Kemenkes RI, interpretasi skor KPSP adalah: Skor 9-10 (Perkembangan anak sesuai tahapan perkembangan/S); Skor 7-8 (Perkembangan anak meragukan/M); Skor <=6 (Kemungkinan ada penyimpangan/P).
Pembahasan: Sesuai panduan KPSP/SDIDTK Kemenkes RI, interpretasi skor KPSP adalah: Skor 9-10 (Perkembangan anak sesuai tahapan perkembangan/S); Skor 7-8 (Perkembangan anak meragukan/M); Skor <=6 (Kemungkinan ada penyimpangan/P).
Seorang anak perempuan berusia 2 tahun dirawat di ruang anak hari ke-2. Setiap kali perawat berpakaian seragam putih mendekati tempat tidurnya untuk memeriksa suhu, anak langsung menjerit, menangis kencang, memeluk erat ibunya, dan menolak berinteraksi. Apakah tahapan reaksi kecemasan perpisahan/hospitalisasi (separation anxiety) yang dominan ditunjukkan anak?
Pembahasan: Reaksi kecemasan hospitalisasi pada anak usia toddler (1-3 tahun) terdiri dari 3 fase: Fase Protes (Protest) ditandai dengan menjerit, menangis, menolak orang asing secara fisik; Fase Putus Asa (Despair); dan Fase Penerimaan/Pelepasan (Detachment).
Pembahasan: Reaksi kecemasan hospitalisasi pada anak usia toddler (1-3 tahun) terdiri dari 3 fase: Fase Protes (Protest) ditandai dengan menjerit, menangis, menolak orang asing secara fisik; Fase Putus Asa (Despair); dan Fase Penerimaan/Pelepasan (Detachment).
Seorang perawat anak berencana memberikan intervensi terapi bermain pada sekelompok anak usia prasekolah (4-5 tahun) yang sedang dirawat di bangsal perawatan. Terapi bermain ini bertujuan menurunkan stres hospitalisasi dan meningkatkan keterampilan bersosialisasi antar anak. Apakah jenis karakteristik permainan yang paling tepat dipilih?
Pembahasan: Karakteristik bermain anak usia prasekolah (4-5 tahun) adalah Associative Play (bermain interaktif bersama kelompok tanpa aturan kaku) atau Cooperative Play (mulai bekerja sama). Contoh aktivitasnya adalah bermain balok susun kelompok atau mewarnai bersama.
Pembahasan: Karakteristik bermain anak usia prasekolah (4-5 tahun) adalah Associative Play (bermain interaktif bersama kelompok tanpa aturan kaku) atau Cooperative Play (mulai bekerja sama). Contoh aktivitasnya adalah bermain balok susun kelompok atau mewarnai bersama.
Seorang anak laki-laki berusia 10 bulan dirawat dengan keluhan konstipasi kronis. Hasil pengkajian perawat: anak mengalami muntah hijau, distensi abdomen parah, riwayat mekonium keluar pertama kali >48 jam setelah lahir. Saat perawat melakukan colok dubur (digital rectal examination), mendadak feses menyemprot keluar (feses menyemprot) disertai flatus bau busuk. Apakah patofisiologi dasar kelainan ini?
Pembahasan: Penyakit Hirschsprung (Megakolon Kongenital) disebabkan oleh tidak adanya sel ganglion parasimpatis pada pleksus mienterikus di segmen distal kolon. Hal ini menyebabkan bagian usus tersebut lumpuh (tidak ada peristaltik), sehingga feses tertahan dan kolon proksimal melebar masif.
Pembahasan: Penyakit Hirschsprung (Megakolon Kongenital) disebabkan oleh tidak adanya sel ganglion parasimpatis pada pleksus mienterikus di segmen distal kolon. Hal ini menyebabkan bagian usus tersebut lumpuh (tidak ada peristaltik), sehingga feses tertahan dan kolon proksimal melebar masif.
Seorang anak perempuan berusia 8 tahun dirawat dengan diagnosis Thalassemia Mayor. Anak telah menerima transfusi darah Packed Red Cells (PRC) secara rutin sebulan sekali selama 5 tahun terakhir. Hasil pengkajian fisik: kulit anak tampak berwarna kelabu kehitaman (hiperpigmentasi) dan teraba pembesaran hati serta limpa (hepatosplenomegali). Apakah penyebab utama perubahan warna kulit tersebut?
Pembahasan: Transfusi darah yang dilakukan berulang kali dalam jangka panjang pada pasien Thalassemia menyebabkan akumulasi zat besi (iron overload) yang tidak dapat dibuang tubuh. Zat besi ini mengendap di berbagai organ dan jaringan kulit, kondisi yang disebut Hemosiderosis.
Pembahasan: Transfusi darah yang dilakukan berulang kali dalam jangka panjang pada pasien Thalassemia menyebabkan akumulasi zat besi (iron overload) yang tidak dapat dibuang tubuh. Zat besi ini mengendap di berbagai organ dan jaringan kulit, kondisi yang disebut Hemosiderosis.
Seorang bayi laki-laki berusia 2 minggu dibawa ibunya ke poliklinik anak dengan kelainan Labiopalatoskizis (celah bibir dan langit-langit utuh). Ibu mengeluh kesulitan memberikan ASI karena bayi sering tersedak dan ASI keluar kembali lewat hidung bayi. Bagaimanakah modifikasi teknik pemberian ASI/nutrisi yang tepat diajarkan perawat?
Pembahasan: Bayi dengan celah langit-langit/bibir berisiko tinggi mengalami aspirasi. Teknik menyusui yang aman adalah memposisikan tubuh bayi tegak atau semi tegak (45-60 derajat), menggunakan botol/dot khusus (haberman feeder) jika hisapan lemah, serta sering melakukan sendawa (burping) karena banyak udara ikut tertelan.
Pembahasan: Bayi dengan celah langit-langit/bibir berisiko tinggi mengalami aspirasi. Teknik menyusui yang aman adalah memposisikan tubuh bayi tegak atau semi tegak (45-60 derajat), menggunakan botol/dot khusus (haberman feeder) jika hisapan lemah, serta sering melakukan sendawa (burping) karena banyak udara ikut tertelan.
Seorang balita laki-laki berusia 2 tahun dibawa ke Puskesmas karena tubuhnya sangat kurus. Hasil pengkajian fisik: berat badan jauh di bawah garis merah (BGM), otot mengalami atrofi ekstrem hingga tulang berbalut kulit (baggy pants), wajah tampak keriput menyerupai orang tua (old man face), namun tidak ditemukan adanya edema lokal maupun sistemik. Apakah jenis malnutrisi energi protein (MEP) tersebut?
Pembahasan: Karakteristik klinis kurus ekstrem (skin and bone), wajah keriput seperti orang tua (old man face), dan hilangnya lemak subkutan tanpa adanya gejala edema merupakan tanda patognomonis dari MEP tipe Marasmus (kekurangan kalori karbohidrat dominan). Jika ada edema dan rambut jagung, itu Kwashiorkor.
Pembahasan: Karakteristik klinis kurus ekstrem (skin and bone), wajah keriput seperti orang tua (old man face), dan hilangnya lemak subkutan tanpa adanya gejala edema merupakan tanda patognomonis dari MEP tipe Marasmus (kekurangan kalori karbohidrat dominan). Jika ada edema dan rambut jagung, itu Kwashiorkor.
Seorang anak perempuan berusia 1 tahun dirawat diruang anak karena dehidrasi. Dokter menginstruksikan pemberian cairan rehidrasi intravena sebanyak 480 ml dalam waktu 8 jam menggunakan selang infus set mikro (faktor tetes 60 tetes/ml). Berapakah jumlah tetesan per menit (tpm) yang harus diatur perawat?
Pembahasan: Rumus tetesan infus mikro: (Total cairan dalam ml x Faktor tetes mikro) / (Waktu dalam jam x 60 menit) = (480 x 60) / (8 x 60) = 480 / 8 = 60 tetes per menit (tpm mikro).
Pembahasan: Rumus tetesan infus mikro: (Total cairan dalam ml x Faktor tetes mikro) / (Waktu dalam jam x 60 menit) = (480 x 60) / (8 x 60) = 480 / 8 = 60 tetes per menit (tpm mikro).
Seorang bayi berusia 1 bulan dibawa ibunya ke Puskesmas untuk mendapatkan imunisasi BCG. Perawat telah menyiapkan vaksin BCG yang telah diencerkan. Bagaimanakah rute suntikan dan sudut kemiringan jarum yang benar sesuai standar penyuntikan vaksin tersebut?
Pembahasan: Imunisasi BCG wajib diberikan melalui rute Intrakutan/Intradermal (IC), biasanya di area lengan kanan atas (deltoid), menggunakan jarum kecil dengan sudut kemiringan jarum antara 10-15 derajat hingga membentuk gelembung putih di kulit.
Pembahasan: Imunisasi BCG wajib diberikan melalui rute Intrakutan/Intradermal (IC), biasanya di area lengan kanan atas (deltoid), menggunakan jarum kecil dengan sudut kemiringan jarum antara 10-15 derajat hingga membentuk gelembung putih di kulit.
Seorang laki-laki berusia 27 tahun dirawat dengan keluhan demam tinggi disertai penurunan kesadaran somnolen. Perawat menduga pasien mengalami infeksi selaput otak (meningitis) dan akan melakukan pemeriksaan fisik tanda rangsang meningeal. Perawat memfleksikan sendi panggul pasien sebesar 90 derajat, lalu mencoba mengekstensikan sendi lutut. Saat lutut diekstensikan <135 derajat, pasien mengeluh nyeri hebat dan terdapat tahanan panggul. Apakah nama tanda pemeriksaan tersebut?
Pembahasan: Pemeriksaan tanda rangsang meningeal dengan memfleksikan panggul 90 derajat lalu mengekstensikan tungkai bawah di mana terdapat tahanan atau nyeri sebelum mencapai sudut 135 derajat disebut sebagai Tanda Kernig (Kernig Sign) Positif.
Pembahasan: Pemeriksaan tanda rangsang meningeal dengan memfleksikan panggul 90 derajat lalu mengekstensikan tungkai bawah di mana terdapat tahanan atau nyeri sebelum mencapai sudut 135 derajat disebut sebagai Tanda Kernig (Kernig Sign) Positif.
Seorang perempuan berusia 25 tahun dibawa ke IGD dengan serangan asma akut. Hasil pengkajian: pasien mengeluh sesak napas berat, tidak mampu berbicara satu kalimat utuh, tampak gelisah, menggunakan otot bantu napas m. sternokleidomastoideus, terdengar mengi (wheezing) nyaring di seluruh lapang paru tanpa auskultasi. Frekuensi napas 32 x/menit, Nilai SpO2 terukur 90%. Apakah tindakan kolaboratif lini pertama yang wajib segera diberikan?
Pembahasan: Tata laksana darurat pertama untuk mengatasi bronkospasme akut pada serangan asma adalah pemberian bronkodilator kerja cepat (short-acting beta-2 agonist) seperti Salbutamol melalui inhalasi/nebulisasi, yang dikombinasikan dengan oksigen.
Pembahasan: Tata laksana darurat pertama untuk mengatasi bronkospasme akut pada serangan asma adalah pemberian bronkodilator kerja cepat (short-acting beta-2 agonist) seperti Salbutamol melalui inhalasi/nebulisasi, yang dikombinasikan dengan oksigen.
Seorang laki-laki berusia 28 tahun dirawat di ruang ortopedi pasca pemasangan gips sirkuler pada tungkai kanan bawah karena fraktur tibia tertutup 6 jam yang lalu. Pasien mengeluh nyeri hebat yang semakin meningkat dan tidak reda dengan analgetik. Hasil pengkajian: jari kaki kanan tampak pucat, dingin saat diraba, kesemutan (parestesia), nyeri saat jari kaki diekstensikan pasif, dan denyut nadi arteri dorsalis pedis teraba sangat lemah. Apakah komplikasi berbahaya yang sedang mengancam ekstremitas pasien?
Pembahasan: Tanda-tanda klasik 5P (Pain berlebih, Pallor/pucat, Parestesia/kesemutan, Pulselessness/nadi melemah, Paralisis) pasca pemasangan gips ketat atau trauma fraktur tertutup menandakan terjadinya iskemia jaringan akibat peningkatan tekanan di dalam ruang tertutup otot, yang disebut Sindrom Kompartemen.
Pembahasan: Tanda-tanda klasik 5P (Pain berlebih, Pallor/pucat, Parestesia/kesemutan, Pulselessness/nadi melemah, Paralisis) pasca pemasangan gips ketat atau trauma fraktur tertutup menandakan terjadinya iskemia jaringan akibat peningkatan tekanan di dalam ruang tertutup otot, yang disebut Sindrom Kompartemen.
Seorang perawat melakukan pengkajian integumen pada pasien lansia stroke kronis yang mengalami imobilisasi lama di tempat tidur. Hasil pemeriksaan di area sakrum: ditemukan kehilangan jaringan kulit ari (epidermis) dan lapisan dermis, tampak luka dangkal terbuka berdasar merah muda tanpa jaringan nekrotik/slough. Berapakah derajat (stage) luka tekan/dekubitus tersebut?
Pembahasan: Berdasarkan klasifikasi NPUAP, klasifikasi luka tekan: Stage 1 (eritema tidak pucat pada kulit utuh); Stage 2 (kehilangan sebagian tebal kulit meliputi epidermis/dermis, luka dangkal/melepuh); Stage 3 (kehilangan tebal kulit penuh hingga jaringan subkutan terlihat); Stage 4 (kehilangan jaringan penuh hingga tendon/tulang terlihat). Maka luka di atas termasuk Stage 2.
Pembahasan: Berdasarkan klasifikasi NPUAP, klasifikasi luka tekan: Stage 1 (eritema tidak pucat pada kulit utuh); Stage 2 (kehilangan sebagian tebal kulit meliputi epidermis/dermis, luka dangkal/melepuh); Stage 3 (kehilangan tebal kulit penuh hingga jaringan subkutan terlihat); Stage 4 (kehilangan jaringan penuh hingga tendon/tulang terlihat). Maka luka di atas termasuk Stage 2.
Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan sering pusing di area tengkuk leher belakang. Hasil pemeriksaan tanda vital yang dilakukan perawat dalam 2 kali kunjungan terpisah menunjukkan nilai konstan: TD 165/102 mmHg, frekuensi nadi 84 x/menit. Pasien menyatakan ia merokok 1 bungkus per hari dan suka mengonsumsi makanan asin. Apakah klasifikasi hipertensi pasien menurut JNC VII?
Pembahasan: Berdasarkan klasifikasi JNC VII, pembagian tekanan darah dewasa: Normal (<120 dan <80 mmHg); Prehipertensi (120-139 atau 80-89 mmHg); Hipertensi Stage 1 (140-159 atau 90-99 mmHg); Hipertensi Stage 2 (>=160 atau >=100 mmHg). Dengan TD 165/102 mmHg, pasien termasuk Hipertensi Stage 2.
Pembahasan: Berdasarkan klasifikasi JNC VII, pembagian tekanan darah dewasa: Normal (<120 dan <80 mmHg); Prehipertensi (120-139 atau 80-89 mmHg); Hipertensi Stage 1 (140-159 atau 90-99 mmHg); Hipertensi Stage 2 (>=160 atau >=100 mmHg). Dengan TD 165/102 mmHg, pasien termasuk Hipertensi Stage 2.
Seorang laki-laki berusia 48 tahun dirawat di ruang bedah pasca operasi kolostomi hari ke-2 akibat kanker kolorektal. Hasil pengkajian perawat: stoma tampak berwarna merah muda, lembab, terdapat pengeluaran feses cair sedikit di kantong, kulit sekitar stoma bersih tanpa tanda kemerahan atau iritasi. Apakah kesimpulan klinis perawat terhadap kondisi stoma pasien tersebut?
Pembahasan: Karakteristik stoma yang normal dan sehat pasca operasi adalah berwarna merah muda hingga merah tua (seperti mukosa mulut), tampak lembab, dan tidak ada tanda nekrosis (hitam/pucat) serta kulit sekitar bersih tanpa ekskoriasi. Kondisi ini menandakan stoma normal dan sehat.
Pembahasan: Karakteristik stoma yang normal dan sehat pasca operasi adalah berwarna merah muda hingga merah tua (seperti mukosa mulut), tampak lembab, dan tidak ada tanda nekrosis (hitam/pucat) serta kulit sekitar bersih tanpa ekskoriasi. Kondisi ini menandakan stoma normal dan sehat.
Seorang laki-laki berusia 34 tahun dirawat dengan traksi skeletal (skeletal traction) pada femur dekstra karena fraktur comminuted. Saat perawat melakukan pembersihan sirkulasi ruangan, perawat melihat beban traksi seberat 7 kg menyentuh lantai tempat tidur. Apakah tindakan keperawatan yang paling tepat dilakukan?
Pembahasan: Prinsip utama perawatan traksi adalah memastikan traksi tetap efektif (counter-traction). Beban traksi tidak boleh menyentuh lantai karena akan menghilangkan gaya tarikan pada tulang yang patah. Perawat harus memosisikan ulang pasien atau meninggikan tempat tidur agar beban menggantung bebas.
Pembahasan: Prinsip utama perawatan traksi adalah memastikan traksi tetap efektif (counter-traction). Beban traksi tidak boleh menyentuh lantai karena akan menghilangkan gaya tarikan pada tulang yang patah. Perawat harus memosisikan ulang pasien atau meninggikan tempat tidur agar beban menggantung bebas.
Seorang perawat akan melakukan uji Rumple Leede (tourniquet test) pada pasien dengan suspek Demam Berdarah Dengue (DBD). Hasil pengukuran tekanan darah pasien adalah 110/70 mmHg. Berapakah nilai tekanan yang harus dipertahankan pada manset sfigmomanometer saat melakukan uji tersebut?
Pembahasan: Nilai tekanan untuk uji Rumple Leede diletakkan pada titik tengah antara tekanan sistolik dan diastolik (Mean Arterial Pressure sistolik-diastolik). Rumus: (Sistolik + Diastolik) / 2 = (110 + 70) / 2 = 180 / 2 = 90 mmHg.
Pembahasan: Nilai tekanan untuk uji Rumple Leede diletakkan pada titik tengah antara tekanan sistolik dan diastolik (Mean Arterial Pressure sistolik-diastolik). Rumus: (Sistolik + Diastolik) / 2 = (110 + 70) / 2 = 180 / 2 = 90 mmHg.
Seorang pasien laki-laki berusia 40 tahun dirawat pasca menjalani prosedur tindakan lumbal pungsi (lumbar puncture) untuk analisis cairan serebrospinal. Apakah instruksi tirah baring posisi tubuh yang wajib diberikan perawat selama 4-6 jam pasca tindakan tersebut?
Pembahasan: Pasca lumbal pungsi, pasien wajib diinstruksikan untuk berbaring telentang datar tanpa bantal (supine datar) selama 4-6 jam. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kebocoran cairan serebrospinal lebih lanjut yang dapat memicu komplikasi *spinal headache* (sakit kepala hebat).
Pembahasan: Pasca lumbal pungsi, pasien wajib diinstruksikan untuk berbaring telentang datar tanpa bantal (supine datar) selama 4-6 jam. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kebocoran cairan serebrospinal lebih lanjut yang dapat memicu komplikasi *spinal headache* (sakit kepala hebat).
Seorang perempuan berusia 35 tahun dirawat dengan riwayat hipertiroidisme. Hasil pengkajian hari ini menunjukkan pasien mengalami krisis tiroid (thyroid storm): suhu badan mendadak naik menjadi 39,8 C, takikardia ekstrem (nadi 142 x/menit), gelisah parah, dan mengalami diare berulang. Apakah masalah keperawatan prioritas utama yang mengancam nyawa pasien?
Pembahasan: Hipertermia ekstrem (>39 C) pada krisis tiroid adalah kegawatdaruratan metabolik utama yang dapat memicu dehidrasi parah, kejang, hingga syok kardiogenik. Prioritas utama penanganannya adalah mengatasi Hipertermia.
Pembahasan: Hipertermia ekstrem (>39 C) pada krisis tiroid adalah kegawatdaruratan metabolik utama yang dapat memicu dehidrasi parah, kejang, hingga syok kardiogenik. Prioritas utama penanganannya adalah mengatasi Hipertermia.
Seorang laki-laki berusia 50 tahun dirawat dengan diagnosis Sirosis Hepatis. Hasil pengkajian: perut pasien tampak buncit tegang berisi cairan (asites), lingkar perut meningkat, terdapat pitting edema pada kedua tungkai bawah, sklera mata berwarna kuning (ikterik). Hasil lab: Albumin serum sangat rendah (1,8 g/dL). Apakah mekanisme utama terjadinya asites pada pasien tersebut?
Pembahasan: Kerusakan sel hati pada sirosis menghambat sintesis protein tubuh, terutama albumin. Penurunan kadar albumin serum menyebabkan penurunan tekanan osmotik koloid plasma secara drastis, sehingga cairan merembes keluar dari pembuluh darah ke rongga peritoneal (asites) dan interstitial.
Pembahasan: Kerusakan sel hati pada sirosis menghambat sintesis protein tubuh, terutama albumin. Penurunan kadar albumin serum menyebabkan penurunan tekanan osmotik koloid plasma secara drastis, sehingga cairan merembes keluar dari pembuluh darah ke rongga peritoneal (asites) dan interstitial.
Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri kolik sangat hebat pada pinggang kanan bawah menjalar ke selangkangan. Pasien mengeluh kencing tersendat-sendat dan berwarna kemerahan (hematuria). Perawat merencanakan intervensi edukasi hidrasi cairan yang adekuat. Berapakah target anjuran minum air putih harian yang tepat disampaikan perawat untuk membantu pembilasan batu?
Pembahasan: Pada pasien Nefrolitiasis/Urolitiasis tanpa adanya kontraindikasi gagal ginjal/jantung, dianjurkan untuk meningkatkan hidrasi cairan oral sebanyak 2.500 s.d 3.000 ml per hari guna meningkatkan volume urine yang mempermudah pembilasan batu secara mekanis.
Pembahasan: Pada pasien Nefrolitiasis/Urolitiasis tanpa adanya kontraindikasi gagal ginjal/jantung, dianjurkan untuk meningkatkan hidrasi cairan oral sebanyak 2.500 s.d 3.000 ml per hari guna meningkatkan volume urine yang mempermudah pembilasan batu secara mekanis.
Seorang perawat sedang memberikan edukasi cara pengumpulan spesimen sputum BTA (Bakteri Tahan Asam) 3 kali pada pasien suspek Tuberkulosis (TB) Paru. Perawat menjelaskan jadwal pengumpulan sputum SPS. Bagaimanakah rangkaian jadwal waktu pengumpulan SPS yang benar?
Pembahasan: Jadwal pengumpulan spesimen sputum BTA menurut pedoman program TB nasional adalah SPS: Sewaktu (saat pasien berkunjung pertama kali ke faskes), Pagi (saat pasien bangun tidur esok pagi di rumah), Sewaktu (saat pasien mengantarkan sampel pagi ke faskes).
Pembahasan: Jadwal pengumpulan spesimen sputum BTA menurut pedoman program TB nasional adalah SPS: Sewaktu (saat pasien berkunjung pertama kali ke faskes), Pagi (saat pasien bangun tidur esok pagi di rumah), Sewaktu (saat pasien mengantarkan sampel pagi ke faskes).
Seorang perempuan berusia 58 tahun dirawat di ruang bedah mata dengan diagnosis Glaukoma Sudut Tertutup Akut. Pasien mengeluh nyeri mata kanan luar biasa menyerupai disayat-sayat, penglihatan mendadak buram, melihat lingkaran pelangi di sekitar lampu (halo), disertai mual muntah. Apakah patofisiologi utama penyebab munculnya keluhan nyeri hebat tersebut?
Pembahasan: Glaukoma sudut tertutup disebabkan oleh penyumbatan mendadak pada jaringan trabekular oleh iris, sehingga aliran keluar humor akueus tersumbat total. Hal ini memicu peningkatan Tekanan Intraokular (TIO) secara drastis yang menekan saraf optik dan menimbulkan nyeri hebat.
Pembahasan: Glaukoma sudut tertutup disebabkan oleh penyumbatan mendadak pada jaringan trabekular oleh iris, sehingga aliran keluar humor akueus tersumbat total. Hal ini memicu peningkatan Tekanan Intraokular (TIO) secara drastis yang menekan saraf optik dan menimbulkan nyeri hebat.
Seorang perempuan berusia 24 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan lemas, pusing, dan sering merasa cepat lelah saat beraktivitas ringan. Hasil pengkajian: konjungtiva tampak anemis, membran mukosa bibir pucat, terdapat kuku sendok (koilonychia). Hasil lab darah: Hb 8,2 g/dL, indeks eritrosit menunjukkan mikrositik hipokromik. Apakah jenis gangguan anemia tersebut?
Pembahasan: Gejala klinis khas kuku sendok (koilonychia), atrofi papil lidah, serta hasil laboratorium sel darah merah berbentuk mikrositik hipokromik (kecil dan pucat) merupakan karakteristik utama dari Anemia Defisiensi Besi.
Pembahasan: Gejala klinis khas kuku sendok (koilonychia), atrofi papil lidah, serta hasil laboratorium sel darah merah berbentuk mikrositik hipokromik (kecil dan pucat) merupakan karakteristik utama dari Anemia Defisiensi Besi.
Seorang perawat sedang merawat pasien laki-laki berusia 30 tahun dengan status HIV/AIDS stadium IV yang dirawat karena infeksi oportunistik pneumonia pneumocystis (PCP) dan diare kronis. Perawat hendak melakukan tindakan pengambilan sampel darah vena harian. Apakah tingkat alat pelindung diri (APD) utama yang paling tepat dan rasional digunakan perawat sesuai prinsip kewaspadaan standar?
Pembahasan: Berdasarkan prinsip Kewaspadaan Standar (Standard Precautions), penggunaan APD disesuaikan dengan risiko paparan cairan tubuh, bukan berdasarkan diagnosis penyakit pasien. Untuk pengambilan darah vena tanpa risiko cipratan masif, cukup menggunakan sarung tangan pemeriksaan (handscoon) bersih dan masker bedah.
Pembahasan: Berdasarkan prinsip Kewaspadaan Standar (Standard Precautions), penggunaan APD disesuaikan dengan risiko paparan cairan tubuh, bukan berdasarkan diagnosis penyakit pasien. Untuk pengambilan darah vena tanpa risiko cipratan masif, cukup menggunakan sarung tangan pemeriksaan (handscoon) bersih dan masker bedah.
Seorang perawat dinas pagi sedang melakukan perekaman Elektrokardiogram (EKG) 12 lead pada pasien dengan keluhan nyeri dada kiri. Perawat telah memasang sandapan ekstremitas dan akan memasang sandapan prekordial V4. Di manakah lokasi anatomis penempatan elektroda V4 yang tepat?
Pembahasan: Lokasi anatomis penempatan elektroda prekordial EKG: V1 (ICS 4 sternal kanan); V2 (ICS 4 sternal kiri); V3 (antara V2 dan V4); V4 (Ruang Interkostal/ICS 5 di garis midklavikula kiri); V5 (garis aksila anterior kiri setinggi V4); V6 (garis midaksila kiri setinggi V4).
Pembahasan: Lokasi anatomis penempatan elektroda prekordial EKG: V1 (ICS 4 sternal kanan); V2 (ICS 4 sternal kiri); V3 (antara V2 dan V4); V4 (Ruang Interkostal/ICS 5 di garis midklavikula kiri); V5 (garis aksila anterior kiri setinggi V4); V6 (garis midaksila kiri setinggi V4).
Seorang pasien laki-laki berusia 65 tahun dirawat pasca operasi TURP (Transurethral Resection of the Prostate) hari ke-1 karena BPH. Pasien terpasang kateter menetap tiga cabang (tri-way catheter) untuk irigasi kandung kemih kontinu menggunakan NaCl 0,9%. Perawat melihat cairan urin di dalam bag urin berwarna merah pekat disertai bekuan darah (clot), dan pasien mengeluh nyeri perut bawah seperti tersumbat. Apakah tindakan mandiri perawat yang tepat?
Pembahasan: Adanya bekuan darah disertai keluhan nyeri perut bawah mengindikasikan terjadinya sumbatan (oklusi) pada saluran kateter irigasi. Tindakan segera yang harus dilakukan adalah mempercepat tetesan aliran irigasi atau melakukan speling/aspirasi manual dengan spuit steril untuk mengeluarkan sumbatan bekuan darah tersebut.
Pembahasan: Adanya bekuan darah disertai keluhan nyeri perut bawah mengindikasikan terjadinya sumbatan (oklusi) pada saluran kateter irigasi. Tindakan segera yang harus dilakukan adalah mempercepat tetesan aliran irigasi atau melakukan speling/aspirasi manual dengan spuit steril untuk mengeluarkan sumbatan bekuan darah tersebut.
Seorang perawat melakukan pengkajian kesadaran Glasgow Coma Scale (GCS) pada pasien pasca trauma kepala berat. Saat dirangsang nyeri cubitan pada area dada, pasien baru membuka mata, lengan pasien tampak fleksi abnormal (dekortikasi), dan suara yang keluar hanya berupa erangan tanpa arti kata. Berapakah skor komponen GCS (E, M, V) pasien tersebut?
Pembahasan: Komponen GCS: Eye/Membuka mata dengan rangsang nyeri = 2; Motorik/Fleksi abnormal (dekortikasi) = 3; Verbal/Mengerang (incomprehensible sounds) = 2. Maka penilaian spesifiknya adalah E2 M3 V2.
Pembahasan: Komponen GCS: Eye/Membuka mata dengan rangsang nyeri = 2; Motorik/Fleksi abnormal (dekortikasi) = 3; Verbal/Mengerang (incomprehensible sounds) = 2. Maka penilaian spesifiknya adalah E2 M3 V2.
Seorang perawat sedang mendemonstrasikan langkah pemasangan pipa lambung (NGT) pada pasien. Perawat telah mengukur panjang selang dari ujung hidung ke daun telinga lalu dilanjutkan sampai ke prosesus xipoideus, memberikan tanda, mengoleskan gel lubrikan, dan memasukkan selang lewat lubang hidung. Saat selang mencapai nasofaring, pasien tampak terbatuk-batuk hebat, wajah kemerahan, dan sesak. Apakah tindakan segera yang harus dikerjakan perawat?
Pembahasan: Terbatuk-batuk hebat dan sesak napas saat pemasangan NGT menandakan selang salah arah dan masuk ke dalam saluran pernapasan (laring/trakea). Tindakan darurat segera adalah menarik keluar selang tersebut untuk menyelamatkan jalan napas pasien.
Pembahasan: Terbatuk-batuk hebat dan sesak napas saat pemasangan NGT menandakan selang salah arah dan masuk ke dalam saluran pernapasan (laring/trakea). Tindakan darurat segera adalah menarik keluar selang tersebut untuk menyelamatkan jalan napas pasien.
Seorang perawat memberikan edukasi teknik penggunaan Metered Dose Inhaler (MDI) pada pasien asma. Perawat menjelaskan langkah-langkah: mengocok inhaler, mengembuskan napas dalam, meletakkan mouthpiece di mulut, lalu menekan kanister bersamaan dengan menghirup napas dalam lambat. Apakah instruksi kritis selanjutnya setelah obat berhasil dihirup masuk?
Pembahasan: Setelah menghirup obat dari inhaler (MDI), instruksi kritis berikutnya adalah meminta pasien menahan napas selama 10 detik (atau senyaman mungkin) agar partikel obat dapat mengendap dan berpenetrasi optimal ke dalam saluran napas distal.
Pembahasan: Setelah menghirup obat dari inhaler (MDI), instruksi kritis berikutnya adalah meminta pasien menahan napas selama 10 detik (atau senyaman mungkin) agar partikel obat dapat mengendap dan berpenetrasi optimal ke dalam saluran napas distal.
Seorang laki-laki berusia 25 tahun pasca menjalani operasi amputasi bawah lutut (below-knee amputation) kaki kiri akibat kecelakaan 3 hari yang lalu. Saat dikaji, pasien mengeluh ia masih merasakan nyeri mencengkram sangat nyata pada area ujung jari-jari kaki kiri yang sebenarnya sudah dipotong/tidak ada. Apakah fenomena neurologis nyeri yang dialami pasien?
Pembahasan: Sensasi nyeri atau ketidaknyamanan yang dirasakan seolah-olah berasal dari bagian ekstremitas tubuh yang telah diamputasi/dihilangkan disebut sebagai Nyeri Fantom (Phantom Limb Pain), dipicu oleh aktivitas sisa ujung saraf di area stump.
Pembahasan: Sensasi nyeri atau ketidaknyamanan yang dirasakan seolah-olah berasal dari bagian ekstremitas tubuh yang telah diamputasi/dihilangkan disebut sebagai Nyeri Fantom (Phantom Limb Pain), dipicu oleh aktivitas sisa ujung saraf di area stump.
Seorang laki-laki berusia 56 tahun dirawat dengan diagnosis Gagal Jantung Kanan (Right-Sided Heart Failure). Manakah manifestasi klinis objektif utama yang paling spesifik ditemukan perawat akibat bendungan sirkulasi vena sistemik pada kasus gagal jantung kanan?
Pembahasan: Kegagalan ventrikel kanan memompa darah ke paru memicu akumulasi darah di atrium kanan dan sirkulasi vena sistemik balik. Gejala khasnya meliputi: distensi vena jugularis (JVP meningkat), hepatomegali, splenomegali, asites, dan edema perifer.
Pembahasan: Kegagalan ventrikel kanan memompa darah ke paru memicu akumulasi darah di atrium kanan dan sirkulasi vena sistemik balik. Gejala khasnya meliputi: distensi vena jugularis (JVP meningkat), hepatomegali, splenomegali, asites, dan edema perifer.
Seorang pasien perempuan berusia 50 tahun dengan Diabetes Melitus tipe 2 dirawat di bangsal rawat. Pukul 10.00 WIB, pasien mendadak ditemukan dalam kondisi lemas, keluar keringat dingin berlebih di seluruh tubuh (diaforesis), tremor pada kedua tangan, dan tampak gelisah bingung. Apakah tindakan mandiri keperawatan pertama yang harus dilakukan jika pasien masih sadar?
Pembahasan: Gejala diaforesis, tremor, dan takikardia pada pasien DM menandakan terjadinya krisis hipoglikemia akut. Tindakan penanganan cepat lini pertama jika pasien masih sadar penuh dan bisa menelan adalah memberikan asupan karbohidrat cepat serap secara oral (misal: 15-20 gram glukosa seperti teh manis/air gula).
Pembahasan: Gejala diaforesis, tremor, dan takikardia pada pasien DM menandakan terjadinya krisis hipoglikemia akut. Tindakan penanganan cepat lini pertama jika pasien masih sadar penuh dan bisa menelan adalah memberikan asupan karbohidrat cepat serap secara oral (misal: 15-20 gram glukosa seperti teh manis/air gula).
Seorang pasien perempuan berusia 22 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri perut kanan bawah. Perawat bermaksud melakukan palpasi abdomen untuk mendeteksi tanda apendisitis akut. Perawat menekan dalam di area kuadran kiri bawah abdomen pasien, lalu melepaskannya mendadak. Pasien langsung berteriak kesakitan karena merasakan nyeri tajam di area kuadran kanan bawah (titik McBurney). Apakah nama tanda pemeriksaan tersebut?
Pembahasan: Tanda nyeri pada kuadran kanan bawah (McBurney) yang dipicu oleh penekanan abdomen di kuadran kiri bawah disebut sebagai Tanda Rovsing (Rovsing Sign) Positif, mengindikasikan adanya peradangan peritoneum akibat apendisitis.
Pembahasan: Tanda nyeri pada kuadran kanan bawah (McBurney) yang dipicu oleh penekanan abdomen di kuadran kiri bawah disebut sebagai Tanda Rovsing (Rovsing Sign) Positif, mengindikasikan adanya peradangan peritoneum akibat apendisitis.
Seorang perempuan berusia 26 tahun dirawat di RS Jiwa karena mengurung diri di kamar sejak di-PHK dari pekerjaannya. Hasil pengkajian perawat: pasien tampak sering menunduk, menolak menatap mata perawat saat diajak bicara, berbicara pelan, lirih, dan menyatakan dirinya adalah orang bodoh yang tidak berguna. Apakah intervensi tindakan utama pertama (SP 1) yang tepat?
Pembahasan: Strategi Pelaksanaan (SP) 1 untuk pasien Harga Diri Rendah Kronis/Situasional adalah mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang masih dimiliki pasien, membantu pasien menilai kemampuan yang masih dapat digunakan, dan memilih satu kemampuan untuk dilatih.
Pembahasan: Strategi Pelaksanaan (SP) 1 untuk pasien Harga Diri Rendah Kronis/Situasional adalah mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang masih dimiliki pasien, membantu pasien menilai kemampuan yang masih dapat digunakan, dan memilih satu kemampuan untuk dilatih.
Seorang laki-laki berusia 30 tahun dirawat di RS Jiwa. Saat perawat melakukan observasi di ruang rawat, pasien tampak konstan duduk menyendiri di pojok ruangan, menolak mengikuti aktivitas terapi kelompok, ekspresi wajah datar/sedih, dan jika didekati perawat, ia langsung memalingkan muka serta tidak mau merespons ucapan perawat. Apakah masalah keperawatan utama yang dialami?
Pembahasan: Tanda klinis menarik diri dari interaksi sosial, menyendiri, tidak mau berkomunikasi (afek datar/tumpul), dan menghindari kontak mata merupakan indikator utama dari diagnosis keperawatan Isolasi Sosial.
Pembahasan: Tanda klinis menarik diri dari interaksi sosial, menyendiri, tidak mau berkomunikasi (afek datar/tumpul), dan menghindari kontak mata merupakan indikator utama dari diagnosis keperawatan Isolasi Sosial.
Seorang perempuan berusia 28 tahun dirawat di RS Jiwa karena sering berteriak-teriak histeris ketakutan sendirian. Saat dikaji, pasien menyatakan ia sangat sering mendengar suara laki-laki misterius yang mengancam akan membunuhnya, padahal tidak ada siapa-siapa di sekitar. Pasien tampak panik dan menutup telinganya. Apakah tindakan keperawatan utama (SP 1 Halusinasi) yang harus dilatih perawat?
Pembahasan: Strategi Pelaksanaan (SP) 1 untuk pasien gangguan persepsi sensori halusinasi meliputi: membantu pasien mengenali halusinasi (isi, waktu, frekuensi, situasi pencetus, respon), dan melatih cara mengontrol halusinasi dengan metode Menghardik.
Pembahasan: Strategi Pelaksanaan (SP) 1 untuk pasien gangguan persepsi sensori halusinasi meliputi: membantu pasien mengenali halusinasi (isi, waktu, frekuensi, situasi pencetus, respon), dan melatih cara mengontrol halusinasi dengan metode Menghardik.
Seorang laki-laki berusia 42 tahun dirawat di RS Jiwa. Pasien dengan nada bicara penuh keyakinan menyatakan kepada semua perawat bahwa dirinya adalah Presiden RI yang sah dan memiliki tugas rahasia dari negara, sehingga ia menolak memakai baju seragam rumah sakit. Bagaimanakah sikap terapeutik perawat yang paling tepat menghadapi isi penuturan waham pasien?
Pembahasan: Prinsip utama menghadapi pasien waham/delusi adalah: tidak mendukung (jangan memvalidasi) isi waham, tetapi juga tidak mendebat/membantah isi waham secara kasar karena akan meningkatkan resistensi dan kecemasan pasien. Fokuskan pada realitas saat ini.
Pembahasan: Prinsip utama menghadapi pasien waham/delusi adalah: tidak mendukung (jangan memvalidasi) isi waham, tetapi juga tidak mendebat/membantah isi waham secara kasar karena akan meningkatkan resistensi dan kecemasan pasien. Fokuskan pada realitas saat ini.
Seorang perempuan berusia 22 tahun dibawa ke UGD RS Jiwa setelah mencoba memotong pergelangan tangannya dengan silet akibat putus cinta. Saat dikaji perawat, pasien tampak menangis, murung, dan menyatakan hidupnya sudah hancur tidak berarti dan ingin mati saja. Apakah tindakan keperawatan prioritas paling utama yang harus dilakukan segera?
Pembahasan: Pada pasien dengan risiko bunuh diri aktif, tindakan prioritas keselamatan paling pertama dan mutlak adalah mengamankan lingkungan pasien dari benda-benda tajam/berbahaya (pisau, silet, tali, obat) serta memastikan pengawasan ketat konstan 24 jam.
Pembahasan: Pada pasien dengan risiko bunuh diri aktif, tindakan prioritas keselamatan paling pertama dan mutlak adalah mengamankan lingkungan pasien dari benda-benda tajam/berbahaya (pisau, silet, tali, obat) serta memastikan pengawasan ketat konstan 24 jam.
Seorang pasien laki-laki berusia 28 tahun dirawat di RS Jiwa. Pasien memiliki riwayat mengamuk dan memukul tetangganya. Pasien telah dilatih SP 1 (mengontrol marah secara fisik dengan teknik napas dalam dan memukul kasur/bantal) serta mampu mendemonstrasikannya dengan baik. Apakah tahapan tindakan selanjutnya (SP 2) yang tepat diberikan perawat?
Pembahasan: Urutan Strategi Pelaksanaan (SP) untuk pasien Perilaku Kekerasan: SP 1 (Kontrol fisik: napas dalam, pukul kasur/bantal); SP 2 (Kontrol sosial/verbal: menolak dengan baik, meminta dengan baik, mengungkapkan perasaan kesal dengan baik); SP 3 (Kontrol spiritual); SP 4 (Kepatuhan obat).
Pembahasan: Urutan Strategi Pelaksanaan (SP) untuk pasien Perilaku Kekerasan: SP 1 (Kontrol fisik: napas dalam, pukul kasur/bantal); SP 2 (Kontrol sosial/verbal: menolak dengan baik, meminta dengan baik, mengungkapkan perasaan kesal dengan baik); SP 3 (Kontrol spiritual); SP 4 (Kepatuhan obat).
Seorang laki-laki berusia 35 tahun dengan skizofrenia residual dirawat di RS Jiwa. Hasil pengkajian perawat: rambut pasien tampak kotor berminyak, acak-acakan, kuku tangan hitam panjang, badan tercium bau menyengat, pakaian kotor tidak diganti, dan jika diberi makan, nasi berhamburan berantakan di lantai kamar. Apakah diagnosis keperawatan prioritas utama?
Pembahasan: Manifestasi klinis kegagalan merawat kebersihan tubuh, rambut kotor, kuku panjang hitam, bau badan, tidak mau mengganti baju, serta berantakan saat makan menunjukkan masalah Defisit Perawatan Diri (meliputi mandi, berpakaian, makan, eliminasi).
Pembahasan: Manifestasi klinis kegagalan merawat kebersihan tubuh, rambut kotor, kuku panjang hitam, bau badan, tidak mau mengganti baju, serta berantakan saat makan menunjukkan masalah Defisit Perawatan Diri (meliputi mandi, berpakaian, makan, eliminasi).
Seorang perawat jiwa di ruang rehabilitasi sedang memimpin program Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) berupa okupasi/terapi kerja (vokasional) bagi sekelompok pasien skizofrenia yang kondisinya sudah tenang dan stabil mendekati persiapan pulang. Apakah tujuan utama dilaksanakannya terapi kerja tersebut?
Pembahasan: Terapi kerja (okupasi/vokasional) pada fase rehabilitasi bertujuan meningkatkan produktivitas, melatih kemandirian, mengembalikan fungsi sosial, serta mempersiapkan keterampilan kerja praktis pasien agar mampu mandiri di masyarakat.
Pembahasan: Terapi kerja (okupasi/vokasional) pada fase rehabilitasi bertujuan meningkatkan produktivitas, melatih kemandirian, mengembalikan fungsi sosial, serta mempersiapkan keterampilan kerja praktis pasien agar mampu mandiri di masyarakat.
Seorang perempuan berusia 30 tahun menangis histeris di ruang perawatan setelah suaminya mendadak dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung. Pasien berulang kali berteriak memeluk jenazah suaminya: ‘Tidak mungkin! Dokter pasti bohong! Suami saya cuma tertidur, tadi pagi dia sehat walafiat!’. Apakah tahapan fase berduka (griefing stage) menurut Kübler-Ross yang sedang dialami?
Pembahasan: Berdasarkan teori Kübler-Ross, tahapan berduka terdiri dari 5 fase (DABDA): Denial (Penyangkalan), Anger (Marah), Bargaining (Tawar-menawar), Depression (Depresi), Acceptance (Penerimaan). Reaksi menolak kenyataan dan menganggap dokter berbohong adalah fase Penyakalan (Denial).
Pembahasan: Berdasarkan teori Kübler-Ross, tahapan berduka terdiri dari 5 fase (DABDA): Denial (Penyangkalan), Anger (Marah), Bargaining (Tawar-menawar), Depression (Depresi), Acceptance (Penerimaan). Reaksi menolak kenyataan dan menganggap dokter berbohong adalah fase Penyakalan (Denial).
Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke poliklinik umum mengeluh jantungnya berdebar-debar kencang menjelang prosedur operasi kista minggu depan. Hasil pengkajian perawat: pasien tampak gelisah, mondar-mandir, tangan gemetar, fokus perhatian menyempit (hanya berpusat pada rasa takut operasinya), namun masih mampu merespons instruksi arahan perawat dengan baik. Apakah tingkat ansietas (kecemasan) yang dialami pasien?
Pembahasan: Tingkat ansietas: Ringan (fokus meluas, motivasi meningkat); Sedang (lapang persepsi menyempit, fokus perhatian pada masalah utama, namun masih bisa diarahkan/merespons instruksi); Berat (lapang persepsi sangat sempit, tidak mampu menyelesaikan masalah); Panik (kehilangan kendali diri). Maka kasus ini termasuk Ansietas Sedang.
Pembahasan: Tingkat ansietas: Ringan (fokus meluas, motivasi meningkat); Sedang (lapang persepsi menyempit, fokus perhatian pada masalah utama, namun masih bisa diarahkan/merespons instruksi); Berat (lapang persepsi sangat sempit, tidak mampu menyelesaikan masalah); Panik (kehilangan kendali diri). Maka kasus ini termasuk Ansietas Sedang.
Seorang pasien laki-laki berusia 30 tahun dirawat di RS Jiwa dengan halusinasi penglihatan. Pasien telah mendapatkan terapi obat Chlorpromazine (CPZ). Saat perawat melakukan kunjungan sore, pasien mengeluh matanya terasa kabur dan mulutnya terasa sangat kering. Apakah tindakan keperawatan mandiri awal yang tepat untuk mengatasi keluhan mulut kering tersebut?
Pembahasan: Efek samping antikolinergik dari obat antipsikotik tipikal (seperti Chlorpromazine) sering menyebabkan mulut kering (xerostomia). Tindakan mandiri keperawatan yang efektif dan aman adalah menganjurkan pasien untuk sering minum air putih dalam jumlah sedikit demi sedikit atau mengulum es batu.
Pembahasan: Efek samping antikolinergik dari obat antipsikotik tipikal (seperti Chlorpromazine) sering menyebabkan mulut kering (xerostomia). Tindakan mandiri keperawatan yang efektif dan aman adalah menganjurkan pasien untuk sering minum air putih dalam jumlah sedikit demi sedikit atau mengulum es batu.
Seorang laki-laki berusia 26 tahun mengamuk hebat di ruang rawat RS Jiwa, membanting kursi, dan mencoba melukai pasien lain. Tindakan deeskalasi verbal dan pemberian obat injeksi tidak berhasil menenangkan pasien. Tim keperawatan memutuskan melakukan fiksasi fisik (restraint). Apakah prinsip etis utama yang wajib dijaga selama penatalaksanaan fiksasi tersebut?
Pembahasan: Fiksasi fisik (restraint) dilakukan sebagai pilihan terakhir untuk melindungi keselamatan pasien dan lingkungan. Prinsip utama adalah menjaga martabat (autonomy/beneficence) dan melakukan pemantauan sirkulasi perifer ekstremitas berkala setiap 15-30 menit untuk mencegah cedera fisik/iskemia jaringan.
Pembahasan: Fiksasi fisik (restraint) dilakukan sebagai pilihan terakhir untuk melindungi keselamatan pasien dan lingkungan. Prinsip utama adalah menjaga martabat (autonomy/beneficence) dan melakukan pemantauan sirkulasi perifer ekstremitas berkala setiap 15-30 menit untuk mencegah cedera fisik/iskemia jaringan.
Seorang perawat jiwa sedang melakukan intervensi Strategi Pelaksanaan 1 (SP 1) pada pasien Isolasi Sosial. Perawat telah membina hubungan saling percaya dan mengidentifikasi penyebab pasien menarik diri. Apakah langkah tindakan taktis selanjutnya dalam SP 1 yang harus diajarkan kepada pasien?
Pembahasan: Sesuai pedoman SP Isolasi Sosial untuk pasien, setelah membina hubungan saling percaya dan mendiskusikan keuntungan punya teman serta kerugian menyendiri, langkah berikutnya adalah melatih pasien berkenalan secara bertahap (dengan perawat/orang pertama).
Pembahasan: Sesuai pedoman SP Isolasi Sosial untuk pasien, setelah membina hubungan saling percaya dan mendiskusikan keuntungan punya teman serta kerugian menyendiri, langkah berikutnya adalah melatih pasien berkenalan secara bertahap (dengan perawat/orang pertama).
Seorang pasien perempuan berusia 34 tahun dirawat di RS Jiwa. Pasien tampak tersenyum dan berbicara sendiri, namun saat didekati perawat, ia sadar dan bisa menghentikan perilakunya. Pasien menyatakan suara-suara tersebut muncul sesekali dan memberikan rasa nyaman saat ia merasa kesepian. Berapakah fase intensitas halusinasi yang dialami pasien?
Pembahasan: Karakteristik halusinasi di mana isi halusinasi bersifat menyenangkan, muncul saat kesepian, dan pasien masih bisa mengendalikan atau menyadari realitas termasuk dalam Fase I: Comforting (Menenangkan).
Pembahasan: Karakteristik halusinasi di mana isi halusinasi bersifat menyenangkan, muncul saat kesepian, dan pasien masih bisa mengendalikan atau menyadari realitas termasuk dalam Fase I: Comforting (Menenangkan).
Seorang pasien laki-laki berusia 28 tahun dirawat dengan skizofrenia paranoid mendapatkan terapi Haloperidol. Hasil pengkajian pagi ini: otot leher pasien mengalami kekakuan ekstrem hingga kepala tertarik ke satu sisi (tortikolis) disertai lidah yang menjulur keluar secara involunter. Apakah nama kondisi efek samping obat yang sedang dialami pasien?
Pembahasan: Gejala kaku otot mendadak, tortikolis (leher kaku berputar), dan spasme lidah involunter merupakan manifestasi akut dari Efek Samping Ekstrapiramidal (EPS) jenis Distonia Akut akibat penggunaan obat antipsikotik tipikal (seperti Haloperidol).
Pembahasan: Gejala kaku otot mendadak, tortikolis (leher kaku berputar), dan spasme lidah involunter merupakan manifestasi akut dari Efek Samping Ekstrapiramidal (EPS) jenis Distonia Akut akibat penggunaan obat antipsikotik tipikal (seperti Haloperidol).
Seorang laki-laki berusia 24 tahun dibawa ke pusat rehabilitasi karena riwayat penyalahgunaan zat sedatif-hipnotik. Saat obat dihentikan total, pasien mengeluh cemas berlebih, mengalami tremor hebat pada tangan, takikardia, diaphoresis, dan berhalusinasi. Apakah istilah fenomena klinis yang terjadi akibat penghentian zat tersebut?
Pembahasan: Munculnya kumpulan gejala fisik dan psikologis yang parah akibat penghentian mendadak penggunaan zat adiktif yang telah menimbulkan ketergantungan disebut sebagai Gejala Putus Zat (Withdrawal Syndrome/Sakau).
Pembahasan: Munculnya kumpulan gejala fisik dan psikologis yang parah akibat penghentian mendadak penggunaan zat adiktif yang telah menimbulkan ketergantungan disebut sebagai Gejala Putus Zat (Withdrawal Syndrome/Sakau).
Seorang perawat jiwa di ruang rawat akut merencanakan sesi Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) bagi pasien yang mengalami Isolasi Sosial. Apakah jenis TAK yang paling tepat dikoordinasikan perawat untuk melatih kemampuan interaksi interpersonal pasien tersebut?
Pembahasan: Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS) dirancang khusus untuk melatih pasien yang menarik diri agar mampu melakukan interaksi sosial secara bertahap, mulai dari berinteraksi dengan kelompok terkecil hingga kelompok besar.
Pembahasan: Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS) dirancang khusus untuk melatih pasien yang menarik diri agar mampu melakukan interaksi sosial secara bertahap, mulai dari berinteraksi dengan kelompok terkecil hingga kelompok besar.
Seorang perawat sedang berinteraksi dengan pasien waham kebesaran yang mengaku sebagai utusan gaib. Saat pasien menceritakan keyakinannya secara berulang, perawat mengalihkan pembicaraan dengan berkata: ‘Bapak, saya mengerti Bapak merasa demikian, tapi sekarang sudah jam 10 pagi, mari kita latih jadwal membersihkan kamar tidur seperti rencana kita kemarin’. Apakah teknik komunikasi terapeutik yang diterapkan perawat?
Pembahasan: Komunikasi tersebut menggunakan teknik orientasi realitas dan pengalihan fokus (fokus pada aktivitas nyata) yang bertujuan membawa pasien kembali pada realitas dunia nyata saat ini, tanpa menyinggung/mendebat isi wahamnya.
Pembahasan: Komunikasi tersebut menggunakan teknik orientasi realitas dan pengalihan fokus (fokus pada aktivitas nyata) yang bertujuan membawa pasien kembali pada realitas dunia nyata saat ini, tanpa menyinggung/mendebat isi wahamnya.
Seorang perempuan berusia 30 tahun mengeluh cemas berat karena bayang-bayang kegagalan ujian. Hasil pengkajian perawat: TD 130/80 mmHg, nadi 96 x/menit, napas pendek cepat. Perawat mengajarkan teknik relaksasi distraksi dengan meminta pasien memikirkan kenangan masa lalu yang paling indah dan membahagiakan secara mendalam. Apakah nama teknik relaksasi distraksi spesifik tersebut?
Pembahasan: Teknik distraksi mental yang menginstruksikan pasien untuk membayangkan atau memikirkan objek, tempat, atau memori masa lalu yang sangat menyenangkan dan damai disebut sebagai Teknik Imajinasi Terbimbing (Guided Imagery).
Pembahasan: Teknik distraksi mental yang menginstruksikan pasien untuk membayangkan atau memikirkan objek, tempat, atau memori masa lalu yang sangat menyenangkan dan damai disebut sebagai Teknik Imajinasi Terbimbing (Guided Imagery).
Seorang perawat jiwa sedang merawat pasien dengan Defisit Perawatan Diri (DPD) total. Perawat memulai intervensi SP 1. Manakah materi utama harian yang wajib dilatihkan pertama kali kepada pasien sesuai protokol SP 1 DPD?
Pembahasan: Urutan Strategi Pelaksanaan (SP) 1 untuk Defisit Perawatan Diri (DPD) adalah melatih pasien tentang pentingnya kebersihan diri, yaitu melatih cara mandi, sikat gigi, dan keramas secara benar dan bersih.
Pembahasan: Urutan Strategi Pelaksanaan (SP) 1 untuk Defisit Perawatan Diri (DPD) adalah melatih pasien tentang pentingnya kebersihan diri, yaitu melatih cara mandi, sikat gigi, dan keramas secara benar dan bersih.
Saat melakukan kunjungan ke sebuah keluarga, perawat menemukan seorang bapak berusia 55 tahun mengalami batuk berdarah sejak 2 minggu lalu disertai penurunan berat badan. Namun, kepala keluarga menganggap itu hanya batuk biasa karena merokok dan tidak perlu diperiksakan. Apakah fungsi tugas kesehatan keluarga yang belum terpenuhi pada kasus tersebut?
Pembahasan: Sikap keluarga yang mengabaikan gejala penyakit serius dan menganggapnya sebagai hal biasa menandakan ketidakmampuan keluarga dalam fungsi tugas kesehatan yang pertama, yaitu: Mengenal masalah kesehatan anggota keluarga.
Pembahasan: Sikap keluarga yang mengabaikan gejala penyakit serius dan menganggapnya sebagai hal biasa menandakan ketidakmampuan keluarga dalam fungsi tugas kesehatan yang pertama, yaitu: Mengenal masalah kesehatan anggota keluarga.
Sebuah keluarga terdiri dari sepasang suami istri yang baru saja dikaruniai seorang anak bayi perempuan berusia 3 bulan. Suami istri tersebut mengeluh sering kelelahan karena harus terbangun malam hari mengurus bayinya dan merasa waktu intim berdua berkurang drastis. Apakah tahapan perkembangan keluarga yang sedang dijalani?
Pembahasan: Tahap perkembangan keluarga dengan kelahiran anak pertama sampai anak berusia 30 bulan disebut Tahap II: Keluarga Menanti Kelahiran Anak / Childbearing (Keluarga dengan Kelahiran Anak Pertama).
Pembahasan: Tahap perkembangan keluarga dengan kelahiran anak pertama sampai anak berusia 30 bulan disebut Tahap II: Keluarga Menanti Kelahiran Anak / Childbearing (Keluarga dengan Kelahiran Anak Pertama).
Seorang perawat keluarga sedang melakukan skoring prioritas masalah keperawatan pada diagnosis Defisit Nutrisi. Saat menilai kriteria ‘Sifat Masalah’, perawat menetapkan bahwa masalah tersebut merupakan kondisi ‘Ancaman Kesehatan’ (Threat). Berapakah skor mentah (skor) yang didapatkan untuk kriteria tersebut sebelum dibagi pembanding?
Pembahasan: Skoring Bailon & Maglaya untuk kriteria Sifat Masalah: Aktual/Tidak Sehat (skor 3); Ancaman Kesehatan (skor 2); Keadaan Sejahtera/Wellness (skor 1). Nilai pembandingnya adalah 3. Maka skor mentahnya adalah 2.
Pembahasan: Skoring Bailon & Maglaya untuk kriteria Sifat Masalah: Aktual/Tidak Sehat (skor 3); Ancaman Kesehatan (skor 2); Keadaan Sejahtera/Wellness (skor 1). Nilai pembandingnya adalah 3. Maka skor mentahnya adalah 2.
Dalam satu rumah tinggal bersama seorang suami, istri, dua anak kandung yang masih sekolah, serta seorang nenek (ibu dari pihak istri) dan seorang paman yang belum menikah. Apakah tipe struktur bentuk keluarga tersebut menurut sosiologi?
Pembahasan: Keluarga yang terdiri dari keluarga inti (suami, istri, anak) ditambah dengan kerabat lain yang memiliki hubungan darah (nenek, kakek, paman, bibi) dalam satu atap disebut sebagai Keluarga Besar (Extended Family).
Pembahasan: Keluarga yang terdiri dari keluarga inti (suami, istri, anak) ditambah dengan kerabat lain yang memiliki hubungan darah (nenek, kakek, paman, bibi) dalam satu atap disebut sebagai Keluarga Besar (Extended Family).
Seorang perawat keluarga memberikan pendampingan pada keluarga dengan pasien TB Paru baru tahap intensif. Perawat menjelaskan peran penting Pengawas Menelan Obat (PMO) yang dipilih dari anggota keluarga serumah. Apakah tugas utama paling krusial dari seorang PMO tersebut?
Pembahasan: Tugas utama paling kritis dari PMO (Pengawas Menelan Obat) adalah mengawasi secara langsung pasien saat menelan obat anti tuberkulosis (OAT) setiap hari secara teratur guna mencegah terjadinya putus obat dan resistensi kuman (MDR-TB).
Pembahasan: Tugas utama paling kritis dari PMO (Pengawas Menelan Obat) adalah mengawasi secara langsung pasien saat menelan obat anti tuberkulosis (OAT) setiap hari secara teratur guna mencegah terjadinya putus obat dan resistensi kuman (MDR-TB).
Kunjungan rumah perawat pada keluarga dengan lansia penderita hipertensi stadium I. Hasil pengkajian: lansia suka mengonsumsi ikan asin, TD 150/95 mmHg, dan menyatakan tidak tahu porsi batasan konsumsi garam harian yang aman. Berapakah batasan takaran konsumsi natrium/garam dapur maksimal per hari yang tepat diajarkan perawat?
Pembahasan: Sesuai anjuran Kemenkes RI dan WHO, batasan konsumsi garam dapur harian maksimal untuk pencegahan dan kontrol hipertensi adalah 5 gram per hari, atau setara dengan 1 sendok teh per hari.
Pembahasan: Sesuai anjuran Kemenkes RI dan WHO, batasan konsumsi garam dapur harian maksimal untuk pencegahan dan kontrol hipertensi adalah 5 gram per hari, atau setara dengan 1 sendok teh per hari.
Keluarga dengan anak balita penderita diare berulang. Ibu balita menyatakan kepada perawat bahwa ia tahu anaknya mencret, namun ia bingung dan takut membawa anaknya ke faskes karena tidak punya biaya dan suami sedang luar kota, sehingga anak hanya diberi air putih biasa. Apakah fungsi tugas kesehatan keluarga yang mengalami kegagalan pada fase ini?
Pembahasan: Kondisi di mana keluarga mengetahui adanya masalah kesehatan namun mengalami kebingungan, keraguan, atau ketidakmampuan untuk bertindak mencari pertolongan medis menunjukkan kegagalan Tugas Kesehatan Keluarga ke-2: Mengambil keputusan tindakan kesehatan yang tepat.
Pembahasan: Kondisi di mana keluarga mengetahui adanya masalah kesehatan namun mengalami kebingungan, keraguan, atau ketidakmampuan untuk bertindak mencari pertolongan medis menunjukkan kegagalan Tugas Kesehatan Keluarga ke-2: Mengambil keputusan tindakan kesehatan yang tepat.
Perawat keluarga menggambar genogram tiga generasi untuk keluarga dengan riwayat penyakit jantung koroner bawaan. Perawat ingin memberikan simbol pada kakek dari pihak ayah yang sudah meninggal dunia 5 tahun yang lalu karena stroke. Bagaimanakah visualisasi simbol genogram yang benar?
Pembahasan: Dalam pembuatan genogram: Simbol laki laki adalah Kotak/Persegi; Simbol perempuan adalah Lingkaran; Anggota keluarga yang sudah meninggal ditandai dengan tanda silang (X) di dalam simbol kotak/lingkaran tersebut.
Pembahasan: Dalam pembuatan genogram: Simbol laki laki adalah Kotak/Persegi; Simbol perempuan adalah Lingkaran; Anggota keluarga yang sudah meninggal ditandai dengan tanda silang (X) di dalam simbol kotak/lingkaran tersebut.
Kunjungan rumah pada keluarga dengan pasien DM tipe 2 kronis. Perawat memberikan edukasi pencegahan luka ulkus diabetikum (perawatan kaki mandiri). Manakah instruksi edukasi perawatan kaki yang salah dan berbahaya jika dipraktikkan pasien?
Pembahasan: Pasien DM dilarang memotong kuku terlalu dalam hingga ke sudut kulit atau memotong kalus sendiri menggunakan silet/benda tajam karena risiko tinggi memicu luka robek infeksi yang menjadi gangren. Kuku harus dipotong lurus mendatar.
Pembahasan: Pasien DM dilarang memotong kuku terlalu dalam hingga ke sudut kulit atau memotong kalus sendiri menggunakan silet/benda tajam karena risiko tinggi memicu luka robek infeksi yang menjadi gangren. Kuku harus dipotong lurus mendatar.
Keluarga dengan anak usia remaja (16 tahun). Orang tua mengeluh anak akhir-akhir ini menjadi sangat tertutup, prestasi sekolah menurun tajam, sering keluyuran malam, dan ditemukan bungkusan pil koplo di dalam tas sekolah anak. Apakah intervensi utama perawat keluarga untuk mengatasi konflik awal tersebut?
Pembahasan: Pendekatan utama keperawatan keluarga pada remaja dengan risiko kenakalan/penyalahgunaan zat adalah memperbaiki fungsi komunikasi internal keluarga secara asertif, terbuka, dan mendukung tanpa menghakimi secara kasar.
Pembahasan: Pendekatan utama keperawatan keluarga pada remaja dengan risiko kenakalan/penyalahgunaan zat adalah memperbaiki fungsi komunikasi internal keluarga secara asertif, terbuka, dan mendukung tanpa menghakimi secara kasar.
Kunjungan rumah perawat pada keluarga dengan anak balita berusia 2 tahun yang menderita batuk pilek berulang (ISPA). Hasil pengkajian lingkungan rumah: pencahayaan minim, lantai semen lembab, ventilasi jarang dibuka, ruang tamu tercium bau asap rokok karena ayah merokok di dalam rumah. Apakah intervensi keperawatan prioritas terkait tugas modifikasi lingkungan?
Pembahasan: Paparan asap rokok di dalam ruangan tertutup (secondhand smoke) merupakan faktor pencetus iritasi saluran pernapasan balita yang paling kuat memicu ISPA berulang. Edukasi prioritas adalah melarang merokok di dalam rumah.
Pembahasan: Paparan asap rokok di dalam ruangan tertutup (secondhand smoke) merupakan faktor pencetus iritasi saluran pernapasan balita yang paling kuat memicu ISPA berulang. Edukasi prioritas adalah melarang merokok di dalam rumah.
Keluarga dengan lansia penderita pasca stroke imobilisasi. Hasil pengkajian perawat: lansia terbaring konstan di kasur, terdapat luka dekubitus kemerahan di area bokong, keluarga menyatakan jarang merubah posisi tidur lansia karena sibuk bekerja dan tidak tahu cara memiringkan tubuh lansia. Apakah fungsi tugas kesehatan keluarga yang terganggu?
Pembahasan: Ketidakmampuan memberikan tindakan perawatan fisik langsung yang tepat bagi anggota keluarga yang sakit (seperti mobilisasi miring kanan-kiri mencegah dekubitus) menunjukkan kegagalan Tugas Kesehatan Keluarga ke-3: Merawat anggota keluarga yang sakit.
Pembahasan: Ketidakmampuan memberikan tindakan perawatan fisik langsung yang tepat bagi anggota keluarga yang sakit (seperti mobilisasi miring kanan-kiri mencegah dekubitus) menunjukkan kegagalan Tugas Kesehatan Keluarga ke-3: Merawat anggota keluarga yang sakit.
Kunjungan rumah perawat pada keluarga dengan anak usia sekolah (9 tahun) penderita asma bronkial. Ibu mengeluh serangan sesak napas anak sering kambuh mendadak terutama pada malam hari atau saat bermain di lantai yang berdebu karpet. Apakah intervensi utama tugas keperawatan keluarga untuk mengontrol kekambuhan?
Pembahasan: Pilar utama manajemen asma di keluarga adalah mengidentifikasi dan menghindari faktor pencetus (allergen) spesifik seperti debu, bulu binatang, udara dingin, atau karpet berdebu guna mencegah inflamasi jalan napas.
Pembahasan: Pilar utama manajemen asma di keluarga adalah mengidentifikasi dan menghindari faktor pencetus (allergen) spesifik seperti debu, bulu binatang, udara dingin, atau karpet berdebu guna mencegah inflamasi jalan napas.
Sebuah keluarga memiliki tiga anak. Anak pertama berusia 21 tahun baru saja lulus kuliah dan pindah ke luar kota untuk bekerja, anak kedua masuk universitas, dan anak ketiga masih SMA. Apakah tahapan perkembangan keluarga yang sedang dialami oleh orang tua tersebut?
Pembahasan: Tahap perkembangan keluarga yang dimulai sejak anak pertama meninggalkan rumah hingga anak terakhir keluar dari rumah disebut Tahap VI: Keluarga Melepas Anak Usia Dewasa Muda (Launching Center Family).
Pembahasan: Tahap perkembangan keluarga yang dimulai sejak anak pertama meninggalkan rumah hingga anak terakhir keluar dari rumah disebut Tahap VI: Keluarga Melepas Anak Usia Dewasa Muda (Launching Center Family).
Keluarga dengan lansia penderita katarak matur stadium lanjut yang sudah mengalami kebutaan parsial. Keluarga menyatakan mereka tahu mata nenek katarak dan ingin mengobatinya, namun mereka enggan membawa nenek berobat ke Puskesmas karena menganggap antrean Puskesmas sangat lama berbelit-belit dan lebih memilih membeli jamu tetes mata alternatif. Apakah tugas kesehatan keluarga yang terabaikan?
Pembahasan: Sikap menolak membawa anggota keluarga yang sakit ke fasilitas kesehatan medis resmi karena persepsi negatif/birokrasi menunjukkan kegagalan Tugas Kesehatan Keluarga ke-5: Memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Pembahasan: Sikap menolak membawa anggota keluarga yang sakit ke fasilitas kesehatan medis resmi karena persepsi negatif/birokrasi menunjukkan kegagalan Tugas Kesehatan Keluarga ke-5: Memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Kunjungan rumah perawat pada keluarga dengan lansia penderita Rheumatoid Arthritis. Lansia mengeluh sendi lututnya sering kaku nyeri kronis di pagi hari skala 4. Perawat bermaksud melatih keluarga intervensi mandiri non-farmakologis berupa kompres hangat menggunakan parutan jahe merah. Apakah tujuan fisiologis utama dari kompres hangat tersebut?
Pembahasan: Pemberian kompres hangat fisiologisnya memicu terjadinya vasodilatasi pembuluh darah lokal, meningkatkan sirkulasi, merelaksasikan otot syaraf sendi yang kaku, sehingga menurunkan intensitas nyeri sendi kronis.
Pembahasan: Pemberian kompres hangat fisiologisnya memicu terjadinya vasodilatasi pembuluh darah lokal, meningkatkan sirkulasi, merelaksasikan otot syaraf sendi yang kaku, sehingga menurunkan intensitas nyeri sendi kronis.
Kunjungan rumah keluarga dengan balita penderita gizi kurang. Perawat berkolaborasi melaksanakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan berbasis pangan lokal. Manakah kombinasi menu PMT lokal harian yang paling tepat diajarkan perawat untuk meningkatkan berat badan anak?
Pembahasan: PMT pemulihan anak gizi kurang harus padat energi dan tinggi protein-kalori (Tinggi Kalori Tinggi Protein/TKTP). Kombinasi bubur kacang hijau ditambah telur rebus atau puding susu kelor sangat ideal mengandung asam amino esensial penunjang sel otot anak.
Pembahasan: PMT pemulihan anak gizi kurang harus padat energi dan tinggi protein-kalori (Tinggi Kalori Tinggi Protein/TKTP). Kombinasi bubur kacang hijau ditambah telur rebus atau puding susu kelor sangat ideal mengandung asam amino esensial penunjang sel otot anak.
Keluarga dengan lansia pasca stroke yang mengalami hemiparesis sinistra (kelemahan tubuh sebelah kiri). Hasil pengkajian lingkungan fisik rumah: kamar mandi menggunakan bak air tinggi lantai keramik licin tanpa pegangan (handrail), pencahayaan lorong kamar redup gelap. Lansia memiliki riwayat jatuh terpeleset 1 kali bulan lalu. Apakah fokus tugas kesehatan keluarga utama yang harus diintervensi?
Pembahasan: Adanya hazard lingkungan fisik (lantai licin, tanpa pegangan, gelap) yang mengancam keselamatan lansia imobilisasi berisiko cedera jatuh menunjukkan kegagalan Tugas Kesehatan Keluarga ke-4: Memodifikasi lingkungan rumah yang aman dan sehat.
Pembahasan: Adanya hazard lingkungan fisik (lantai licin, tanpa pegangan, gelap) yang mengancam keselamatan lansia imobilisasi berisiko cedera jatuh menunjukkan kegagalan Tugas Kesehatan Keluarga ke-4: Memodifikasi lingkungan rumah yang aman dan sehat.
Seorang perawat gerontik memberikan edukasi kesehatan di panti wreda. Perawat menjelaskan bahwa tubuh manusia dianalogikan seperti mesin yang lambat laun akan mengalami kerusakan komponen struktural akibat akumulasi stres penggunaan fungsional harian dan paparan toksin lingkungan sepanjang hidup. Apakah nama teori penuaan biologis tersebut?
Pembahasan: Teori Biologis Menua jenis Wear and Tear Theory (Teori Keausan) menyatakan bahwa sel dan jaringan tubuh mengalami kerusakan progresif akibat penggunaan terus menerus, stres harian, dan akumulasi trauma mekanis seiring waktu.
Pembahasan: Teori Biologis Menua jenis Wear and Tear Theory (Teori Keausan) menyatakan bahwa sel dan jaringan tubuh mengalami kerusakan progresif akibat penggunaan terus menerus, stres harian, dan akumulasi trauma mekanis seiring waktu.
Seorang perawat mengkaji kemandirian lansia perempuan berusia 72 tahun di panti wreda menggunakan instrumen indeks kemandirian katz (Katz Index). Hasil pemeriksaan: lansia mampu melakukan aktivitas mandi sendiri, berpakaian tanpa bantuan, ke toilet sendiri, mampu berpindah dari tempat tidur ke kursi mandiri, memiliki kendali penuh eliminasi (kontinen), dan mampu menyuap makanan sendiri ke mulut tanpa disuapi. Apakah klasifikasi Katz Index lansia tersebut?
Pembahasan: Berdasarkan skala Katz Index, jika lansia mandiri penuh dalam 6 fungsi aktivitas kehidupan sehari hari (mandi, berpakaian, ke toilet, berpindah, kontinen BAB/BAK, dan makan), maka diklasifikasikan sebagai Katz Index A (Mandiri penuh).
Pembahasan: Berdasarkan skala Katz Index, jika lansia mandiri penuh dalam 6 fungsi aktivitas kehidupan sehari hari (mandi, berpakaian, ke toilet, berpindah, kontinen BAB/BAK, dan makan), maka diklasifikasikan sebagai Katz Index A (Mandiri penuh).
Seorang perawat gerontik melakukan pengkajian fungsi intelektual pada lansia laki-laki berusia 78 tahun menggunakan instrumen SPMSQ (Short Portable Mental Status Questionnaire). Dari 10 pertanyaan yang diajorkan, lansia membuat 4 kesalahan jawaban (salah menyebutkan tanggal hari ini, nama presiden sekarang, alamat rumah, dan tahun lahir). Apakah klasifikasi fungsi intelektual lansia tersebut?
Pembahasan: Berdasarkan interpretasi skor SPMSQ: Kesalahan 0-2 (Fungsi intelektual utuh/normal); Kesalahan 3-4 (Kerusakan intelektual ringan); Kesalahan 5-7 (Kerusakan intelektual sedang); Kesalahan 8-10 (Kerusakan intelektual berat). Maka lansia di atas mengalami kerusakan intelektual ringan.
Pembahasan: Berdasarkan interpretasi skor SPMSQ: Kesalahan 0-2 (Fungsi intelektual utuh/normal); Kesalahan 3-4 (Kerusakan intelektual ringan); Kesalahan 5-7 (Kerusakan intelektual sedang); Kesalahan 8-10 (Kerusakan intelektual berat). Maka lansia di atas mengalami kerusakan intelektual ringan.
Seorang perawat mengkaji lansia perempuan berusia 80 tahun di panti wreda yang mengeluh penglihatannya kabur dan sering limbung saat berjalan. Hasil pengkajian skala risiko jatuh Morse menunjukkan risiko jatuh tinggi. Apakah tindakan modifikasi kamar tidur lansia yang paling prioritas dipastikan oleh perawat?
Pembahasan: Untuk lansia dengan risiko jatuh tinggi dan gangguan penglihatan, pencegahan trauma cidera fisik yang paling utama di area kamar adalah menyingkirkan benda-benda/perabot kecil penghalang jalan (clutter) serta memastikan pencahayaan ruangan terang adekuat.
Pembahasan: Untuk lansia dengan risiko jatuh tinggi dan gangguan penglihatan, pencegahan trauma cidera fisik yang paling utama di area kamar adalah menyingkirkan benda-benda/perabot kecil penghalang jalan (clutter) serta memastikan pencahayaan ruangan terang adekuat.
Seorang lansia laki-laki berusia 75 tahun dirawat di panti wreda dengan presbikusis (penurunan pendengaran akibat penuaan). Saat diajak bicara oleh perawat, lansia sering salah paham, meminta perawat mengulang ucapan, dan tersenyum bingung. Bagaimanakah teknik komunikasi terapeutik yang paling tepat diterapkan perawat?
Pembahasan: Menghadapi lansia presbikusis, perawat harus berhadapan langsung (tatap muka), berbicara dengan nada suara rendah/dalam secara lambat, jelas, artikulasi tepat, dan tidak berteriak karena suara melengking tinggi justru makin sulit didengar.
Pembahasan: Menghadapi lansia presbikusis, perawat harus berhadapan langsung (tatap muka), berbicara dengan nada suara rendah/dalam secara lambat, jelas, artikulasi tepat, dan tidak berteriak karena suara melengking tinggi justru makin sulit didengar.
Seorang perawat gerontik memimpin aktivitas senam kaki diabetes harian untuk sekelompok lansia dengan DM di panti wreda. Salah satu gerakan yang diajarkan adalah membentuk selembar koran menjadi bola dengan kedua kaki, lalu membukanya kembali menjadi lembaran datar, dan merobeknya. Apakah tujuan utama dari latihan senam kaki berkala tersebut?
Pembahasan: Senam kaki diabetes pada lansia bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah perifer (ekstremitas bawah), memperkuat otot-otot kecil kaki, serta mencegah terjadinya neuropati perifer yang memicu luka ulkus diabetikum.
Pembahasan: Senam kaki diabetes pada lansia bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah perifer (ekstremitas bawah), memperkuat otot-otot kecil kaki, serta mencegah terjadinya neuropati perifer yang memicu luka ulkus diabetikum.
Seorang lansia perempuan berusia 68 tahun di panti wreda mengeluh sering mengompol (keluar urine sedikit spontan) saat ia batuk, bersin, atau tertawa terbahak-bahak (inkontinensia stres). Perawat berencana melatih latihan penguatan otot dasar panggul. Apakah nama latihan spesifik yang tepat diajarkan perawat?
Pembahasan: Inkontinensia stres umum terjadi pada lansia wanita karena kelemahan otot dasar panggul. Latihan penguatan otot dasar panggul yang spesifik, mandiri, dan efektif untuk mengontrol berkemih adalah Latihan Kegel (Kegel Exercise).
Pembahasan: Inkontinensia stres umum terjadi pada lansia wanita karena kelemahan otot dasar panggul. Latihan penguatan otot dasar panggul yang spesifik, mandiri, dan efektif untuk mengontrol berkemih adalah Latihan Kegel (Kegel Exercise).
Seorang lansia laki-laki berusia 70 tahun mengeluh nyeri kronis skala 5 pada kedua sendi lututnya, terutama saat berjalan jauh atau menuruni tangga. Hasil pemeriksaan fisik teraba krepitasi (+), bengkak minimal, dan bentuk lutut agak melengkung ke dalam. Apakah masalah keperawatan utama berdasarkan tanda gejala klinis tersebut?
Pembahasan: Gejala nyeri kronis pada sendi penopang beban tubuh disertai adanya bunyi krepitasi (gesekan tulang rawan rusak) pada lansia mengarah pada diagnosis keperawatan Nyeri Kronis akibat Osteoarthritis.
Pembahasan: Gejala nyeri kronis pada sendi penopang beban tubuh disertai adanya bunyi krepitasi (gesekan tulang rawan rusak) pada lansia mengarah pada diagnosis keperawatan Nyeri Kronis akibat Osteoarthritis.
Perawat gerontik melakukan penapisan risiko depresi pada seorang lansia wanita berusia 74 tahun menggunakan kuesioner GDS (Geriatric Depression Scale) sediaan 15 pertanyaan. Hasil total penjumlahan jawaban afektif yang diperoleh adalah skor 8. Apakah kesimpulan tingkat depresi lansia tersebut?
Pembahasan: Skor kuesioner GDS short-form (15 poin): Skor 0-4 (Normal/tidak depresi); Skor 5-9 (Indikasi depresi ringan s.d sedang); Skor 10-15 (Depresi berat). Dengan skor 8, lansia diindikasikan mengalami depresi sedang/ringan.
Pembahasan: Skor kuesioner GDS short-form (15 poin): Skor 0-4 (Normal/tidak depresi); Skor 5-9 (Indikasi depresi ringan s.d sedang); Skor 10-15 (Depresi berat). Dengan skor 8, lansia diindikasikan mengalami depresi sedang/ringan.
Seorang Kepala Ruangan (Karu) bedah memimpin rapat bulanan untuk menyusun SOP pencegahan plebitis baru. Karu meminta masukan ide, memfasilitasi diskusi terbuka antar perawat pelaksana, dan mengambil keputusan akhir berdasarkan musyawarah mufakat mufakat kelompok. Apakah gaya kepemimpinan yang diterapkan Karu?
Pembahasan: Gaya kepemimpinan yang menghargai masukan bawahan, melibatkan staf dalam pengambilan keputusan melalui diskusi, serta mengutamakan musyawarah kelompok disebut Gaya Kepemimpinan Demokratis.
Pembahasan: Gaya kepemimpinan yang menghargai masukan bawahan, melibatkan staf dalam pengambilan keputusan melalui diskusi, serta mengutamakan musyawarah kelompok disebut Gaya Kepemimpinan Demokratis.
Seorang Kepala Bidang Keperawatan sedang menyusun draf rencana strategis jangka pendek (renstra) rumah sakit, meliputi target pencapaian angka kepuasan pasien, anggaran pelatihan perawat, dan jadwal audit internal tahun 2027. Apakah fungsi manajemen keperawatan yang sedang dijalankan?
Pembahasan: Aktivitas menyusun target, tujuan, program kerja, renstra, kebijakan, anggaran, dan jadwal kerja di masa depan merupakan perwujudan dari Fungsi Perencanaan (Planning).
Pembahasan: Aktivitas menyusun target, tujuan, program kerja, renstra, kebijakan, anggaran, dan jadwal kerja di masa depan merupakan perwujudan dari Fungsi Perencanaan (Planning).
Di sebuah ruang rawat inap, tata kelola asuhan keperawatannya membagi staf perawat menjadi beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok kecil dipimpin oleh perawat profesional (Karu kelompok) dan bertanggung jawab mengelola asuhan keperawatan sekelompok pasien secara komprehensif mulai dari masuk sampai pulang. Apakah metode penugasan asuhan keperawatan (MAKP) tersebut?
Pembahasan: Metode asuhan keperawatan profesional (MAKP) yang mengombinasikan perawat profesional dan vokasional ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk mengelola sekelompok pasien disebut sebagai Metode Tim-Moduler (atau Metode Tim).
Pembahasan: Metode asuhan keperawatan profesional (MAKP) yang mengombinasikan perawat profesional dan vokasional ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk mengelola sekelompok pasien disebut sebagai Metode Tim-Moduler (atau Metode Tim).
Saat pelaksanaan timbang terima (over hand) dinas pagi ke dinas sore, Kepala Tim menyampaikan data subjektif-objektif pasien, tindakan keperawatan yang sudah terlaksana, serta intervensi kritis yang harus dilanjutkan dinas sore di depan nurse station, lalu langsung divalidasi ke kamar pasien. Apakah dokumen format komunikasi baku yang paling direkomendasikan untuk keselamatan pasien?
Pembahasan: Format komunikasi efektif standar internasional untuk pelaporan/timbang terima pasien demi keselamatan pasien (patient safety) adalah SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation).
Pembahasan: Format komunikasi efektif standar internasional untuk pelaporan/timbang terima pasien demi keselamatan pasien (patient safety) adalah SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation).
Terjadi perselisihan antara dua perawat pelaksana terkait pembagian jadwal dinas hari raya. Kepala Ruangan memanggil kedua perawat tersebut, mendengarkan argumen masing-masing, dan memfasilitasi integrasi kebutuhan bersama sehingga dicapai kesepakatan jadwal baru yang memuaskan kedua belah pihak tanpa ada yang dirugikan. Apakah strategi resolusi konflik yang diterapkan Karu?
Pembahasan: Strategi resolusi konflik yang mengutamakan kerja sama, pemecahan masalah bersama untuk mengintegrasikan kebutuhan kedua pihak, sehingga menghasilkan kesepakatan menguntungkan bersama (win win solution) disebut Kolaborasi (Collaboration) atau Konfrontasi.
Pembahasan: Strategi resolusi konflik yang mengutamakan kerja sama, pemecahan masalah bersama untuk mengintegrasikan kebutuhan kedua pihak, sehingga menghasilkan kesepakatan menguntungkan bersama (win win solution) disebut Kolaborasi (Collaboration) atau Konfrontasi.
Di suatu ruang rawat inap anak pada dinas pagi terdapat 10 orang pasien. Berdasarkan tingkat ketergantungan pasien menurut Douglas, terdapat 5 pasien ketergantungan minimal (parsial) dan 5 pasien ketergantungan total (total care). Jika nilai koefisien Douglas dinas pagi untuk parsial adalah 0,27 dan total adalah 0,36, berapakah jumlah tenaga perawat yang dibutuhkan pada dinas pagi tersebut?
Pembahasan: Rumus Douglas: Kebutuhan perawat = (Jumlah pasien parsial x koefisien parsial) + (Jumlah pasien total x koefisien total) = (5 x 0,27) + (5 x 0,36) = 1,35 + 1,80 = 3,15 dibulatkan menjadi 3 orang perawat.
Pembahasan: Rumus Douglas: Kebutuhan perawat = (Jumlah pasien parsial x koefisien parsial) + (Jumlah pasien total x koefisien total) = (5 x 0,27) + (5 x 0,36) = 1,35 + 1,80 = 3,15 dibulatkan menjadi 3 orang perawat.
Seorang Kepala Tim mendapati seorang perawat pelaksana hendak memasang infus tanpa menjelaskan prosedur tindakan terlebih dahulu kepada pasien dan keluarga. Katim menegur perawat pelaksana dan memintanya menjelaskan hak hak pasien sebelum meminta lembar persetujuan (informed consent). Apakah prinsip etik keperawatan yang diperjuangkan Katim?
Pembahasan: Hak pasien untuk mendapatkan informasi lengkap, memahami, dan menentukan sendiri persetujuan atau penolakan terhadap tindakan medis/keperawatan yang akan diterimanya merupakan esensi dari Prinsip Otonomi (Autonomy).
Pembahasan: Hak pasien untuk mendapatkan informasi lengkap, memahami, dan menentukan sendiri persetujuan atau penolakan terhadap tindakan medis/keperawatan yang akan diterimanya merupakan esensi dari Prinsip Otonomi (Autonomy).
Seorang Ketua Tim dinas pagi terpaksa harus meninggalkan ruang rawat selama 2 jam karena ada tugas mendadak dari Komite Keperawatan. Katim melimpahkan wewenang dan tanggung jawab pengawasan asuhan keperawatan sementara secara tertulis kepada seorang perawat pelaksana senior yang kompeten. Apakah konsep tata kelola manajemen tersebut?
Pembahasan: Pelimpahan wewenang, otoritas, dan tanggung jawab dari atasan kepada bawahan yang kompeten untuk menjalankan tugas tertentu secara akuntabel disebut sebagai Tindakan Pendelegasian (Delegation).
Pembahasan: Pelimpahan wewenang, otoritas, dan tanggung jawab dari atasan kepada bawahan yang kompeten untuk menjalankan tugas tertentu secara akuntabel disebut sebagai Tindakan Pendelegasian (Delegation).
Seorang Kepala Ruangan menghitung persentase pemanfaatan tempat tidur (Bed Occupancy Rate / BOR) di ruang rawatnya. Dalam satu bulan (30 hari), jumlah total tempat tidur sediaan adalah 40 unit, dan total hari perawatan pasien tercatat sebanyak 900 hari. Berapakah nilai BOR ruang rawat tersebut?
Pembahasan: Rumus BOR = (Total Hari Perawatan / (Jumlah Tempat Tidur x Jumlah Hari dalam Periode)) x 100% = (900 / (40 x 30)) x 100% = (900 / 1200) x 100% = 0,75 x 100% = 75%.
Pembahasan: Rumus BOR = (Total Hari Perawatan / (Jumlah Tempat Tidur x Jumlah Hari dalam Periode)) x 100% = (900 / (40 x 30)) x 100% = (900 / 1200) x 100% = 0,75 x 100% = 75%.
Seorang Kepala Ruangan melakukan pengamatan langsung pada perawat pelaksana yang sedang melakukan tindakan ganti balutan luka gangren. Karu menilai kepatuhan terhadap prinsip steril, memberikan bimbingan teknis perbaikan, dan memberikan pujian atas kinerja baik perawat. Apakah aktivitas manajemen yang dilakukan Karu?
Pembahasan: Aktivitas pengawasan langsung bimbingan, evaluasi teknis prosedural, dan pemberian feedback edukatif dari atasan kepada bawahan demi peningkatan mutu asuhan keperawatan klinis disebut Supervisi.
Pembahasan: Aktivitas pengawasan langsung bimbingan, evaluasi teknis prosedural, dan pemberian feedback edukatif dari atasan kepada bawahan demi peningkatan mutu asuhan keperawatan klinis disebut Supervisi.
Seorang perawat primer menghadapi keluarga pasien yang marah marah histeris di nurse station karena menganggap respons bel perawat sangat lama saat cairan infus habis. Bagaimanakah langkah asertif awal perawat pelaksana menghadapi komplain emosional tersebut?
Pembahasan: Langkah pertama dalam manajemen komplain emosional (marah) adalah mendengarkan dengan empati, bersikap tenang, tidak memotong pembicaraan/membantah secara defensif, baru kemudian memberikan penjelasan dan solusi konkret.
Pembahasan: Langkah pertama dalam manajemen komplain emosional (marah) adalah mendengarkan dengan empati, bersikap tenang, tidak memotong pembicaraan/membantah secara defensif, baru kemudian memberikan penjelasan dan solusi konkret.
Seorang perawat sedang mempersiapkan proses perencanaan pulang (discharge planning) bagi pasien pasca operasi fraktur femur yang kondisinya sudah membaik. Perawat merangkum ringkasan asuhan, instruksi obat di rumah, jadwal kontrol, dan aktivitas fisik yang boleh dilakukan ke dalam selembar dokumen resmi. Apakah nama format dokumen manajemen tersebut?
Pembahasan: Dokumen tertulis ringkas yang berisi edukasi perawatan rumah, obat, aktivitas, diet, dan jadwal kontrol yang diberikan kepada pasien saat pulang dari rumah sakit disebut Kartu Perencanaan Pulang (Discharge Planning Leaflet/Format).
Pembahasan: Dokumen tertulis ringkas yang berisi edukasi perawatan rumah, obat, aktivitas, diet, dan jadwal kontrol yang diberikan kepada pasien saat pulang dari rumah sakit disebut Kartu Perencanaan Pulang (Discharge Planning Leaflet/Format).
Terjadi kecelakaan bus massal di jalan tol. Perawat gawat darurat melakukan triase di lokasi kejadian menggunakan Metode START (Simple Triage and Rapid Treatment). Perawat menemukan seorang korban laki-laki dewasa mengeluh nyeri perut bawah, tampak gelisah, frekuensi napas 32 x/menit, denyut nadi radialis teraba sangat cepat lemah, dan pengisian kapiler (capillary refill time) > 2 detik. Apakah warna label kategori triase yang tepat diberikan?
Pembahasan: Berdasarkan algoritma triase START, parameter penentu label MERAH (Immediate/Prioritas 1) adalah RPM: Respirasi > 30 x/m, Perwujudan perfusi/Nadi radialis absen atau CRT > 2 detik, Mental status gelisah/tidak mampu ikuti perintah sederhana. Korban di atas memenuhi syarat label Merah.
Pembahasan: Berdasarkan algoritma triase START, parameter penentu label MERAH (Immediate/Prioritas 1) adalah RPM: Respirasi > 30 x/m, Perwujudan perfusi/Nadi radialis absen atau CRT > 2 detik, Mental status gelisah/tidak mampu ikuti perintah sederhana. Korban di atas memenuhi syarat label Merah.
Seorang laki-laki berusia 24 tahun dibawa ke IGD setelah terjatuh dari pohon dengan posisi kepala membentur tanah terlebih dahulu. Hasil pengkajian awal: pasien mengalami penurunan kesadaran, terdapat jejas hematoma masif di area klavikula ke atas, dan curiga mengalami cedera servikal tulang leher (C-spine injury). Apakah tindakan immobilisasi mekanis awal paling aman yang wajib segera dipasang?
Pembahasan: Jika dicurigai adanya cedera servikal (jejas di atas klavikula, trauma tumpul kepala, kecelakaan kecepatan tinggi), perawat wajib melakukan fiksasi/imobilisasi leher segera menggunakan kolar leher kaku (Cervical Collar / Neck Collar).
Pembahasan: Jika dicurigai adanya cedera servikal (jejas di atas klavikula, trauma tumpul kepala, kecelakaan kecepatan tinggi), perawat wajib melakukan fiksasi/imobilisasi leher segera menggunakan kolar leher kaku (Cervical Collar / Neck Collar).
Seorang laki-laki ditemukan mendadak tergeletak tidak sadarkan diri di koridor rumah sakit. Perawat gawat darurat datang melakukan pertolongan, memastikan keamanan lingkungan, menguji respons pasien (tidak merespons), dan mengaktifkan sistem tanggap darurat (code blue). Hasil palpasi arteri karotis simultan dengan napas selama 8 detik: nadi tidak teraba dan napas berhenti. Apakah tindakan selanjutnya sesuai algoritma AHA?
Pembahasan: Jika pasien dewasa tidak sadar, tidak ada nadi, dan tidak bernapas, tindakan segera lini pertama yang wajib dikerjakan adalah memulai Siklus Kompresi Dada Jantung Luar (RJP) dengan kecepatan 100-120 x/menit dan kedalaman 5-6 cm.
Pembahasan: Jika pasien dewasa tidak sadar, tidak ada nadi, dan tidak bernapas, tindakan segera lini pertama yang wajib dikerjakan adalah memulai Siklus Kompresi Dada Jantung Luar (RJP) dengan kecepatan 100-120 x/menit dan kedalaman 5-6 cm.
Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD setelah mengalami kecelakaan trauma tumpul dada kiri. Hasil pengkajian perawat: pasien sesak napas berat, tampak gelisah membiru (sianosis), terdapat distensi vena jugularis, deviasi trakea bergeser menjauhi sisi kiri (ke arah kanan), serta suara napas lapang paru kiri menghilang penuh. Apakah tindakan dekompresi darurat awal yang wajib dikerjakan segera?
Pembahasan: Tanda klinis sesak berat, deviasi trakea kontralateral, peningkatan JVP, dan hilangnya suara napas ipsilateral mengonfirmasi kondisi Tension Pneumothorax yang mengancam nyawa. Tindakan penyelamatan darurat segera adalah melakukan Needle Decompression (menusukkan jarum ukuran besar) di sela iga/ICS 2 garis midklavikula atau ICS 4/5 garis aksila anterior.
Pembahasan: Tanda klinis sesak berat, deviasi trakea kontralateral, peningkatan JVP, dan hilangnya suara napas ipsilateral mengonfirmasi kondisi Tension Pneumothorax yang mengancam nyawa. Tindakan penyelamatan darurat segera adalah melakukan Needle Decompression (menusukkan jarum ukuran besar) di sela iga/ICS 2 garis midklavikula atau ICS 4/5 garis aksila anterior.
Seorang laki-laki berusia 45 tahun mendadak memegangi lehernya dengan kedua tangan (tanda tersedak universal) saat makan bakso di kantin rumah sakit. Pasien tampak panik, wajah memerah membiru, terbatuk lemah tanpa suara, dan tidak bisa berbicara. Apakah teknik manuver penyelamatan jalan napas pertama yang harus dilakukan perawat?
Pembahasan: Kondisi tersedak total/benda asing menyumbat total jalan napas (severe airway obstruction) ditandai tidak adanya suara batuk efektif/bicara. Tindakan penyelamatan darurat utama jika korban masih sadar adalah Manuver Heimlich (Heimlich Maneuver / abdominal thrusts).
Pembahasan: Kondisi tersedak total/benda asing menyumbat total jalan napas (severe airway obstruction) ditandai tidak adanya suara batuk efektif/bicara. Tindakan penyelamatan darurat utama jika korban masih sadar adalah Manuver Heimlich (Heimlich Maneuver / abdominal thrusts).
Seorang perempuan berusia 22 tahun dibawa ke IGD setelah menelan cairan pembersih lantai komersial (asam korosif kuat) 1 jam lalu dalam upaya bunuh diri. Hasil pengkajian: pasien sadar, mengeluh nyeri terbakar hebat pada mulut tenggorokan, tampak luka korosi putih mukosa bibir, hipersalivasi (+). Manakah tindakan bilas lambung atau induksi muntah yang dikontraindikasikan parah?
Pembahasan: Pada kasus keracunan zat korosif kuat (asam/basa kuat, pembersih lantai, minyak tanah), tindakan induksi muntah atau bilas lambung dikontraindikasikan mutlak karena zat korosif yang naik kembali akan merusak jaringan esofagus, laring, dan memicu perforasi lambung/esofagus.
Pembahasan: Pada kasus keracunan zat korosif kuat (asam/basa kuat, pembersih lantai, minyak tanah), tindakan induksi muntah atau bilas lambung dikontraindikasikan mutlak karena zat korosif yang naik kembali akan merusak jaringan esofagus, laring, dan memicu perforasi lambung/esofagus.
Seorang pasien laki-laki berusia 26 tahun sedang menerima injeksi antibiotik seftriakson intravena di ruang tindakan IGD. Baru 2 menit obat dialirkan, pasien mengeluh mendadak sesak napas parah, gatal-gatal (urtikaria) seluruh tubuh, bibir bengkak, dan pandangan kabur. Hasil pemeriksaan: TD 75/40 mmHg, nadi 124 x/menit teraba lemah, stridor inhalasi (+). Apakah tindakan kolaboratif farmakologis lini pertama penentu keselamatan nyawa pasien?
Pembahasan: Kondisi syok anafilaktik (hipotensi berat, kolaps sirkulasi, urtikaria, bronkospasme setelah paparan alergen) merupakan kegawatdaruratan mematikan. Obat pilihan lini pertama (drug of choice) wajib diberikan segera adalah Epinefrin (Adrenalin) melalui rute Intramuskular (IM) di area anterolateral paha.
Pembahasan: Kondisi syok anafilaktik (hipotensi berat, kolaps sirkulasi, urtikaria, bronkospasme setelah paparan alergen) merupakan kegawatdaruratan mematikan. Obat pilihan lini pertama (drug of choice) wajib diberikan segera adalah Epinefrin (Adrenalin) melalui rute Intramuskular (IM) di area anterolateral paha.
Seorang laki-laki dibawa ke IGD dengan luka tusuk di dada kanan akibat perkelahian. Hasil pengkajian: pasien tampak sangat sesak, gelisah, frekuensi napas 28 x/menit. Pada area dinding dada kanan terdengar suara hembusan udara menghisap (sucking chest wound) setiap kali pasien bernapas. Apakah tindakan awal fiksasi mekanis luar yang paling tepat dilakukan perawat?
Pembahasan: Adanya suara menghisap udara (sucking chest wound) menandakan terjadinya Open Pneumothorax (luka dada terbuka). Tindakan balutan darurat awal yang tepat adalah menutup luka menggunakan kassa steril kedap udara yang di-fiksasi/plester hanya pada 3 sisi (three sided occlusive dressing) untuk mencegah udara luar masuk saat inspirasi namun membiarkan udara dalam keluar saat ekspirasi.
Pembahasan: Adanya suara menghisap udara (sucking chest wound) menandakan terjadinya Open Pneumothorax (luka dada terbuka). Tindakan balutan darurat awal yang tepat adalah menutup luka menggunakan kassa steril kedap udara yang di-fiksasi/plester hanya pada 3 sisi (three sided occlusive dressing) untuk mencegah udara luar masuk saat inspirasi namun membiarkan udara dalam keluar saat ekspirasi.
Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa ke IGD setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Hasil pengkajian fisik: pasien mengeluh nyeri hebat, terdapat deformitas angulasi tampak nyata, bengkak, dan krepitasi pada area pertengahan tulang kering (fraktur tertutup 1/3 medial tibia dekstra). Perawat akan melakukan pembidaian (splinting). Apakah prinsip dasar pembidaian yang benar?
Pembahasan: Prinsip dasar pembidaian fraktur tulang panjang yang aman dan benar adalah memastikan panjang bidai mencakup dan mampu mengimobilisasi minimal dua sendi, yaitu satu sendi di proksimal (atas) dan satu sendi di distal (bawah) dari lokasi patah tulang.
Pembahasan: Prinsip dasar pembidaian fraktur tulang panjang yang aman dan benar adalah memastikan panjang bidai mencakup dan mampu mengimobilisasi minimal dua sendi, yaitu satu sendi di proksimal (atas) dan satu sendi di distal (bawah) dari lokasi patah tulang.
Seorang laki-laki berusia 30 tahun dengan berat badan 60 kg dirawat di IGD dengan diagnosis luka bakar derajat II-III seluas 40% akibat ledakan tabung gas. Kejadian terjadi pukul 08.00 WIB dan tiba di RS pukul 10.00 WIB. Berdasarkan Rumus Baxter (Parkland), berapakah volume cairan resusitasi kristaloid (RL) yang harus diberikan pada 8 jam pertama sejak waktu kejadian?
Pembahasan: Rumus Baxter total 24 jam: 4 ml x BB (kg) x % Luas Luka Bakar = 4 x 60 x 40 = 9.600 ml. Aturan pemberian cairan: 50% diberikan pada 8 jam pertama dari waktu kejadian. 50% dari 9.600 ml = 4.800 ml.
Pembahasan: Rumus Baxter total 24 jam: 4 ml x BB (kg) x % Luas Luka Bakar = 4 x 60 x 40 = 9.600 ml. Aturan pemberian cairan: 50% diberikan pada 8 jam pertama dari waktu kejadian. 50% dari 9.600 ml = 4.800 ml.
Seorang pasien laki-laki berusia 42 tahun dirawat di IGD akibat cedera kepala berat dengan edema serebral masif (TIK meningkat). Dokter menginstruksikan pemberian infus osmotik diuretik Manitol 20% dosis cepat. Manakah hasil pemeriksaan laboratorium kontraindikasi utama yang wajib diperhatikan perawat sebelum mengguyur manitol?
Pembahasan: Manitol merupakan diuretik osmotik kuat yang mengekskresikan air via ginjal secara masif. Kontraindikasi mutlak penggunaannya adalah kondisi gagal ginjal akut (anuria berat), edema paru akut, dan kondisi dehidrasi osmotik plasma ekstrem (osmolalitas serum > 320 mOsm/kg).
Pembahasan: Manitol merupakan diuretik osmotik kuat yang mengekskresikan air via ginjal secara masif. Kontraindikasi mutlak penggunaannya adalah kondisi gagal ginjal akut (anuria berat), edema paru akut, dan kondisi dehidrasi osmotik plasma ekstrem (osmolalitas serum > 320 mOsm/kg).
Seorang laki-laki berusia 25 tahun dibawa ke IGD dengan kondisi amputasi traumatik parsial pada pergelangan tangan kiri akibat kecelakaan mesin pabrik. Potongan organ tangan yang terputus dibawa oleh rekan kerjanya. Bagaimanakah cara perawat IGD mengamankan dan mengawetkan potongan organ tersebut agar sirkulasi jaringannya tetap vital untuk re-implantasi?
Pembahasan: Prosedur pengawetan organ amputasi traumatik yang benar adalah: bersihkan organ dengan NaCl, bungkus dengan kassa steril, masukkan ke dalam kantong plastik kedap air, lalu masukkan kantong tersebut ke dalam wadah berisi campuran air dan es batu (bukan menempelkan es langsung ke organ).
Pembahasan: Prosedur pengawetan organ amputasi traumatik yang benar adalah: bersihkan organ dengan NaCl, bungkus dengan kassa steril, masukkan ke dalam kantong plastik kedap air, lalu masukkan kantong tersebut ke dalam wadah berisi campuran air dan es batu (bukan menempelkan es langsung ke organ).
Seorang perawat komunitas mengawali pengkajian di sebuah kelurahan dengan cara berjalan dan berkendara mengelilingi wilayah tersebut guna mengamati secara langsung kondisi geografis, batas wilayah, perumahan, pusat berkumpul warga, serta kebersihan lingkungan tempat tinggal warga setempat. Apakah metode pengkajian yang sedang dilakukan perawat?
Pembahasan: Pengkajian awal komunitas melalui pengamatan visual langsung menggunakan panca indera sambil berkeliling wilayah geografi menggunakan sarana transportasi/berjalan kaki disebut Windshield Survey.
Pembahasan: Pengkajian awal komunitas melalui pengamatan visual langsung menggunakan panca indera sambil berkeliling wilayah geografi menggunakan sarana transportasi/berjalan kaki disebut Windshield Survey.
Perawat komunitas telah merampungkan tabulasi data pengkajian masalah diare balita di wilayah RW 02. Langkah selanjutnya perawat mengundang perangkat desa, kader kesehatan, dan perwakilan tokoh masyarakat untuk memaparkan hasil pengkajian serta menyusun rencana kerja (Plan of Action) bersama-sama secara partisipatif. Apakah nama forum pertemuan tersebut?
Pembahasan: Forum pertemuan formal di komunitas yang melibatkan masyarakat, kader, dan lintas sektoral untuk memaparkan hasil analisis data pengkajian masalah kesehatan sekaligus merumuskan prioritas rencana tindakan disebut Musyawarah Masyarakat Desa (MMD).
Pembahasan: Forum pertemuan formal di komunitas yang melibatkan masyarakat, kader, dan lintas sektoral untuk memaparkan hasil analisis data pengkajian masalah kesehatan sekaligus merumuskan prioritas rencana tindakan disebut Musyawarah Masyarakat Desa (MMD).
Hasil pengkajian di sebuah RW menunjukkan: 65% warga dewasa mengalami obesitas, 40% memiliki tekanan darah >140/90 mmHg, kader menyatakan tidak ada program olahraga bersama, warga gemar makan gorengan asin, dan menganggap pusing tengkuk adalah hal biasa. Apakah diagnosis keperawatan komunitas utama berdasarkan SDKI?
Pembahasan: Adanya masalah kesehatan populasi (hipertensi/obesitas) disertai tidak adanya program kesehatan kelompok serta perilaku warga yang mengabaikan faktor risiko mengarah pada diagnosis Defisit Kesehatan Komunitas.
Pembahasan: Adanya masalah kesehatan populasi (hipertensi/obesitas) disertai tidak adanya program kesehatan kelompok serta perilaku warga yang mengabaikan faktor risiko mengarah pada diagnosis Defisit Kesehatan Komunitas.
Perawat komunitas mendapati tingginya angka ISPA pada balita akibat kebiasaan merokok anggota keluarga di dalam rumah. Perawat membentuk kelompok kerja kesehatan (pokjakes) beranggotakan para ibu balita, melatih mereka menjadi kader ‘Rumah Bebas Asap Rokok’, agar mampu mengedukasi warga secara mandiri berkelanjutan. Apakah strategi intervensi keperawatan komunitas yang dominan?
Pembahasan: Strategi intervensi komunitas dengan membentuk pokjakes, melatih kader setempat agar mampu memecahkan masalah kesehatannya secara mandiri berkelanjutan disebut Pemberdayaan Masyarakat (Empowerment).
Pembahasan: Strategi intervensi komunitas dengan membentuk pokjakes, melatih kader setempat agar mampu memecahkan masalah kesehatannya secara mandiri berkelanjutan disebut Pemberdayaan Masyarakat (Empowerment).
Seorang perawat komunitas berkolaborasi dengan pihak Puskesmas mengadakan kegiatan deteksi dini berupa pemeriksaan massal kadar gula darah sewaktu dan tekanan darah secara gratis bagi seluruh warga lansia di wilayah posyandu. Apakah tingkat pencegahan (level of prevention) dari aktivitas tersebut?
Pembahasan: Kegiatan deteksi dini (early detection), penyaringan kasus (screening), dan pengobatan segera untuk membatasi keparahan penyakit termasuk ke dalam klasifikasi Pencegahan Sekunder (Secondary Prevention).
Pembahasan: Kegiatan deteksi dini (early detection), penyaringan kasus (screening), dan pengobatan segera untuk membatasi keparahan penyakit termasuk ke dalam klasifikasi Pencegahan Sekunder (Secondary Prevention).
Hasil winshield survey perawat komunitas di pemukiman pengrajin mebel kayu: 75% pekerja tidak menggunakan masker pelindung saat mengamplas kayu, tumpukan serbuk gergaji berhamburan, dan 45% pekerja mengeluh sering sesak napas disertai batuk berdahak kronis. Apakah intervensi pencegahan primer yang paling tepat diinstruksikan perawat?
Pembahasan: Pencegahan primer berfokus menghilangkan risiko pajanan sebelum penyakit timbul. Tindakan proteksi spesifik di tempat kerja kayu yang padat paparan debu aerosol adalah mewajibkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) masker penutup pernapasan.
Pembahasan: Pencegahan primer berfokus menghilangkan risiko pajanan sebelum penyakit timbul. Tindakan proteksi spesifik di tempat kerja kayu yang padat paparan debu aerosol adalah mewajibkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) masker penutup pernapasan.
Perawat komunitas mengevaluasi program pemicuan STOP BABS (Buang Air Besar Sembarangan) di wilayah RW 04 setelah 3 bulan berjalan. Hasil menunjukkan terdapat penurunan angka diare sebesar 40% dan terbentuknya 25 unit jamban sehat baru buatan mandiri warga. Apakah jenis indikator evaluasi yang dinilai perawat?
Pembahasan: Evaluasi hasil (outcome/efektivitas) menilai perubahan nyata pada status kesehatan populasi (penurunan angka diare) serta perubahan kondisi lingkungan (adanya jamban baru) pasca pelaksanaan intervensi.
Pembahasan: Evaluasi hasil (outcome/efektivitas) menilai perubahan nyata pada status kesehatan populasi (penurunan angka diare) serta perubahan kondisi lingkungan (adanya jamban baru) pasca pelaksanaan intervensi.
Seorang perawat komunitas mengaplikasikan model konseptual keperawatan Betty Neuman saat mengkaji wilayah terdampak banjir bandang. Perawat menganalisis mekanisme pertahanan sediaan komunitas berupa gotong royong, ketersediaan posko obat, dan dapur umum penunjang stabilitas sistem dari hantaman stresor banjir. Apakah nama struktur garis pertahanan yang dinilai tersebut?
Pembahasan: Dalam Neuman Systems Model, sistem pertahanan atau koping komunitas sediaan yang langsung aktif mempertahankan kestabilan sistem dari ancaman stresor lingkungan disebut sebagai Garis Pertahanan Normal (Normal Line of Defense).
Pembahasan: Dalam Neuman Systems Model, sistem pertahanan atau koping komunitas sediaan yang langsung aktif mempertahankan kestabilan sistem dari ancaman stresor lingkungan disebut sebagai Garis Pertahanan Normal (Normal Line of Defense).
Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat di IGD dengan keluhan diare cair masif sebanyak >15 kali sejak kemarin. Hasil pengkajian perawat: pasien tampak mengantuk letargi, turgor kulit sangat lambat kembali (>3 detik), mata cowong ekstrem, akral dingin basah. Hasil TTV: TD 80/50 mmHg, frekuensi nadi 124 x/menit teraba sangat lemah, respirasi 26 x/menit. Apakah status kegawatdaruratan sirkulasi yang dialami pasien?
Pembahasan: Adanya kehilangan cairan hebat (diare masif) disertai manifestasi klinis dehidrasi berat, hipotensi sirkulasi, takikardia kompensasi, dan penurunan kesadaran mengonfirmasi kondisi Syok Hipovolemik.
Pembahasan: Adanya kehilangan cairan hebat (diare masif) disertai manifestasi klinis dehidrasi berat, hipotensi sirkulasi, takikardia kompensasi, dan penurunan kesadaran mengonfirmasi kondisi Syok Hipovolemik.
Seorang laki-laki berusia 58 tahun dirawat di ruang saraf dengan diagnosis Stroke Iskemik akut hari ke-1. Hasil pengkajian perawat: pasien sadar penuh, kekuatan otot lengan kanan dan tungkai kanan lumpuh total (skor 0), bicara tidak jelas (disartria), mulut tampak miring ke sisi kiri. Apakah nama istilah medis kelumpuhan tubuh sebelah kanan tersebut?
Pembahasan: Kondisi kelumpuhan otot motorik yang mengenai salah satu sisi tubuh secara penuh (kanan atau kiri saja) akibat lesi hemisfer serebri kontralateral disebut sebagai Hemiparesis/Hemiplegia.
Pembahasan: Kondisi kelumpuhan otot motorik yang mengenai salah satu sisi tubuh secara penuh (kanan atau kiri saja) akibat lesi hemisfer serebri kontralateral disebut sebagai Hemiparesis/Hemiplegia.
Seorang pasien laki-laki berusia 38 tahun sedang menjalani pengobatan TB Paru kategori 1 fase intensif selama 1 bulan. Pasien datang kontrol ke poliklinik mengeluh air seninya (urine) mendadak berubah warna menjadi merah jingga tua. Apakah tindakan edukasi penjelasan perawat yang paling tepat?
Pembahasan: Efek samping rifampisin yang khas dan tidak berbahaya adalah menyebabkan perubahan warna sekresi tubuh (urine, air mata, keringat) menjadi merah oranye/jingga akibat metabolisme obat. Pasien tidak perlu cemas.
Pembahasan: Efek samping rifampisin yang khas dan tidak berbahaya adalah menyebabkan perubahan warna sekresi tubuh (urine, air mata, keringat) menjadi merah oranye/jingga akibat metabolisme obat. Pasien tidak perlu cemas.
Seorang perawat sedang melakukan pengukuran Jugular Venous Pressure (JVP) pada pasien gagal jantung kongestif. Perawat menempatkan pasien dalam posisi berbaring telentang kepala ditinggikan 30 derajat (posisi supine semi-fowler), lalu mengidentifikasi titik pulsasi vena jugularis tertinggi internus. Di manakah titik penempatan angka nol (0) penggaris standar antropometri vertikal diletakkan?
Pembahasan: Pengukuran JVP menggunakan metode dua penggaris. Penggaris vertikal angka 0 ditempatkan tepat di area angulus sternalis (Louis angle), sedangkan penggaris horizontal diarahkan lurus sejajar dari pulsasi vena jugularis tertinggi.
Pembahasan: Pengukuran JVP menggunakan metode dua penggaris. Penggaris vertikal angka 0 ditempatkan tepat di area angulus sternalis (Louis angle), sedangkan penggaris horizontal diarahkan lurus sejajar dari pulsasi vena jugularis tertinggi.
Seorang laki-laki berusia 48 tahun datang ke klinik mengeluh nyeri bengkak mendadak pada pangkal ibu jari kaki kiri (sendi metatarsofalangeal pertama) sejak semalam. Sendi tampak memerah, bengkak, teraba panas, nyeri hebat skala 7 saat disentuh. Hasil lab: Kadar Asam Urat serum 9,8 mg/dL. Apakah jenis peradangan sendi spesifik tersebut?
Pembahasan: Radang sendi akut spesifik pada pangkal ibu jari kaki (podagra) disertai peningkatan kadar asam urat serum mengonfirmasi diagnosis Arthritis Gout Akut.
Pembahasan: Radang sendi akut spesifik pada pangkal ibu jari kaki (podagra) disertai peningkatan kadar asam urat serum mengonfirmasi diagnosis Arthritis Gout Akut.
Seorang laki-laki berusia 52 tahun dirawat di ruang KMB dengan riwayat sirosis hepatis. Tiba tiba pasien mengalami muntah darah segar berwarna hitam pekat seperti kopi (hematemesis) sebanyak 300 cc disertai berak hitam lembek (melena). Apakah komplikasi vaskular utama esofagus lambung yang memicu perdarahan tersebut?
Pembahasan: Hipertensi porta pada sirosis hepatis memicu aliran balik sirkulasi vena kolateral, menyebabkan pelebaran dan penipisan dinding pembuluh darah di esofagus bawah, yang disebut sebagai Pecahnya Varises Esofagus.
Pembahasan: Hipertensi porta pada sirosis hepatis memicu aliran balik sirkulasi vena kolateral, menyebabkan pelebaran dan penipisan dinding pembuluh darah di esofagus bawah, yang disebut sebagai Pecahnya Varises Esofagus.
Seorang perempuan berusia 28 tahun datang mengeluh nyeri tajam seperti terbakar saat buang air kecil (disuria), kencing tidak tuntas (anyang anyangan), serta sering terbangun malam hari karena tidak tahan ingin berkemih (urgensi). Hasil pemeriksaan urin urinalisis: Leukosituria (+), Bakteri (+). Apakah diagnosis infeksi traktus urinarius lokal tersebut?
Pembahasan: Sindrom klinis disuria, frekuensi berkemih meningkat, urgensi, disertai pembuktian leukosit dan bakteri di dalam urin mengonfirmasi adanya Infeksi Saluran Kemih (ISK) bagian bawah, yaitu peradangan kandung kemih (Sistitis).
Pembahasan: Sindrom klinis disuria, frekuensi berkemih meningkat, urgensi, disertai pembuktian leukosit dan bakteri di dalam urin mengonfirmasi adanya Infeksi Saluran Kemih (ISK) bagian bawah, yaitu peradangan kandung kemih (Sistitis).
Seorang perawat memeriksa perubahan fisik sebuah tahi lalat pada lengan kanan pasien lansia menggunakan panduan deteksi dini ABCDE melanoma. Perawat mencatat bahwa tahi lalat tersebut memiliki batas pinggiran yang tidak rata/berlekuk lekuk kasar (irregular border). Manakah komponen evaluasi huruf ABCDE yang mengonfirmasi data batas tersebut?
Pembahasan: Panduan ABCDE Kanker Kulit Melanoma: A (Asymmetry/Bentuk tidak simetris); B (Border/Pinggiran tidak rata/kasar); C (Color/Warna bervariasi); D (Diameter > 6mm); E (Evolving/Berkembang berubah bentuk). Batas pinggiran tidak rata mewakili komponen B (Border).
Pembahasan: Panduan ABCDE Kanker Kulit Melanoma: A (Asymmetry/Bentuk tidak simetris); B (Border/Pinggiran tidak rata/kasar); C (Color/Warna bervariasi); D (Diameter > 6mm); E (Evolving/Berkembang berubah bentuk). Batas pinggiran tidak rata mewakili komponen B (Border).
Seorang perawat akan melakukan tindakan penyuntikan insulin pen (insulin reguler) subkutan pada pasien diabetes melitus tipe 1 di area jaringan adiposa abdomen. Bagaimanakah sudut kemiringan jarum suntik pendek mikro insulin standar yang tepat diterapkan jika perawat tidak melakukan cubitan tebal kulit?
Pembahasan: Untuk penyuntikan jarum pendek sediaan khusus insulin (ukuran pen needle 4-6 mm), suntikan subkutan direkomendasikan langsung tegak lurus masuk tanpa cubitan dengan sudut 90 derajat guna memastikan obat masuk jaringan lemak subkutan.
Pembahasan: Untuk penyuntikan jarum pendek sediaan khusus insulin (ukuran pen needle 4-6 mm), suntikan subkutan direkomendasikan langsung tegak lurus masuk tanpa cubitan dengan sudut 90 derajat guna memastikan obat masuk jaringan lemak subkutan.
Seorang perawat akan memberikan transfusi darah golongan O rhesus positif pada seorang pasien dengan anemia berat. Sebelum menggantung kantong darah, perawat melakukan serangkaian verifikasi identitas (cross check) ganda. Manakah prinsip kompatibilitas transfusi darah golongan O yang benar?
Pembahasan: Golongan darah O dikenal sebagai donor universal karena sel darah merahnya tidak mengandung antigen A maupun B, sehingga dapat didonorkan ke semua golongan darah (A, B, AB, O) pada situasi darurat.
Pembahasan: Golongan darah O dikenal sebagai donor universal karena sel darah merahnya tidak mengandung antigen A maupun B, sehingga dapat didonorkan ke semua golongan darah (A, B, AB, O) pada situasi darurat.
Seorang perawat mengkaji pasien PPOK kronis yang dirawat karena komplikasi lanjut Cor Pulmonale (gagal jantung akibat penyakit paru). Manakah patofisiologi dasar utama yang memicu kegagalan ventrikel kanan jantung pada kasus penyakit paru kronis tersebut?
Pembahasan: Hipoksia kronis pada pasien PPOK memicu vasokonstriksi arteri pulmonal secara persisten. Hal ini mengakibatkan peningkatan resistensi pembuluh darah paru (Hipertensi Pulmonal) yang memperberat beban kerja ventrikel kanan untuk memompa darah, lama kelamaan memicu hipertrofi dan gagal jantung kanan (Cor Pulmonale).
Pembahasan: Hipoksia kronis pada pasien PPOK memicu vasokonstriksi arteri pulmonal secara persisten. Hal ini mengakibatkan peningkatan resistensi pembuluh darah paru (Hipertensi Pulmonal) yang memperberat beban kerja ventrikel kanan untuk memompa darah, lama kelamaan memicu hipertrofi dan gagal jantung kanan (Cor Pulmonale).
Seorang perawat sedang melakukan pemeriksaan fisik neurologis refleks patologis Babinski pada telapak kaki pasien stroke. Perawat menggores permukaan plantar kaki luar pasien menggunakan ujung gagang palu refleks mulai dari tumit menyusuri lateral ke atas menuju pangkal jari. Manakah respons positif tanda Babinski yang mengindikasikan lesi Upper Motor Neuron (UMN)?
Pembahasan: Respons Babinski positif (abnormal pada dewasa) ditandai dengan adanya dorsofleksi ibu jari kaki yang disertai dengan pemekaran (fanning) jari-jari kaki lainnya, mengindikasikan adanya kerusakan sistem piramidal (lesi UMN).
Pembahasan: Respons Babinski positif (abnormal pada dewasa) ditandai dengan adanya dorsofleksi ibu jari kaki yang disertai dengan pemekaran (fanning) jari-jari kaki lainnya, mengindikasikan adanya kerusakan sistem piramidal (lesi UMN).
Seorang perawat melakukan pemeriksaan taktil fremitus (fremitus vokal) pada punggung pasien dengan diagnosis Pneumonia Lobaris kanan bawah. Perawat meletakkan kedua telapak tangannya di punggung pasien dan meminta pasien mengucapkan kata ‘sembilan sembilan’. Bagaimanakah karakteristik getaran vibrasi fremitus pada area lobus paru yang mengalami konsolidasi/pneumonia tersebut?
Pembahasan: Jaringan paru yang mengalami konsolidasi (pemadatan eksudat/pus) pada pneumonia bersifat menghantarkan getaran suara lebih baik daripada paru berisi udara normal. Maka getaran taktil fremitus akan Teraba Meningkat/Lebih Kuat pada area sakit.
Pembahasan: Jaringan paru yang mengalami konsolidasi (pemadatan eksudat/pus) pada pneumonia bersifat menghantarkan getaran suara lebih baik daripada paru berisi udara normal. Maka getaran taktil fremitus akan Teraba Meningkat/Lebih Kuat pada area sakit.
Seorang laki-laki berusia 68 tahun dirawat dengan diagnosis Benign Prostatic Hyperplasia (BPH). Pasien mengeluh perut bawahnya sangat nyeri, tegang, kencang, dan tidak bisa kencing sejak tadi pagi. Hasil palpasi kandung kemih: terdapat distensi suprapubik yang nyata (kandung kemih penuh menonjol). Apakah intervensi mandiri keperawatan darurat utama pelonggaran saluran?
Pembahasan: Kondisi retensi urine akut akibat sumbatan mekanis hiperplasia prostat membutuhkan pengosongan kandung kemih segera untuk mencegah cedera refluks ginjal dan meredakan nyeri hebat. Tindakan prioritas utamanya adalah pemasangan Kateter Urine Menetap (foley catheter).
Pembahasan: Kondisi retensi urine akut akibat sumbatan mekanis hiperplasia prostat membutuhkan pengosongan kandung kemih segera untuk mencegah cedera refluks ginjal dan meredakan nyeri hebat. Tindakan prioritas utamanya adalah pemasangan Kateter Urine Menetap (foley catheter).
Seorang perawat memberikan edukasi langkah tindakan skrining mandiri deteksi kanker payudara (SADARI) pada sekelompok kader wanita. Perawat menjelaskan penentuan jadwal waktu pelaksanaan rutin bulanan terbaik. Kapanakah waktu yang paling tepat dan akurat disarankan perawat bagi wanita yang masih mengalami menstruasi teratur?
Pembahasan: Waktu terbaik untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) bagi wanita dengan siklus haid teratur adalah hari ke-7 sampai hari ke-10 dihitung dari hari pertama haid, karena pada fase ini pengaruh hormon estrogen minimum sehingga payudara dalam kondisi paling lunak dan tidak bengkak.
Pembahasan: Waktu terbaik untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) bagi wanita dengan siklus haid teratur adalah hari ke-7 sampai hari ke-10 dihitung dari hari pertama haid, karena pada fase ini pengaruh hormon estrogen minimum sehingga payudara dalam kondisi paling lunak dan tidak bengkak.
Seorang perawat sedang melakukan tindakan penghisapan lendir (suctioning) pada pasien yang terpasang ventilator mekanik via Endotracheal Tube (ETT). Perawat memasukkan kateter suction tanpa mengaktifkan tekanan negatif. Apakah batasan durasi waktu maksimal penghisapan (suctioning) yang aman dilakukan setiap kali memasukkan kateter guna mencegah hipoksia sekunder?
Pembahasan: Prosedur penghisapan sekret (suctioning) jalan napas buatan (ETT/Trakeostomi) dibatasi durasi waktu maksimalnya antara 10 s.d 15 detik hantaman vakum. Melakukan penghisapan >15 detik berisiko tinggi memicu hipoksia parah, spasme laring, hingga bradikardia refleks vagal.
Pembahasan: Prosedur penghisapan sekret (suctioning) jalan napas buatan (ETT/Trakeostomi) dibatasi durasi waktu maksimalnya antara 10 s.d 15 detik hantaman vakum. Melakukan penghisapan >15 detik berisiko tinggi memicu hipoksia parah, spasme laring, hingga bradikardia refleks vagal.